News

Dua Diplomasi yang Berbeda Ini Disebut Menambah Prestasi Indonesia


Dua Diplomasi yang Berbeda Ini Disebut Menambah Prestasi Indonesia
Siti Aisyah saat tiba dari Malaysia di Bandara Lanud Halim, Jakarta, Senin (11/3/2019). Kepulangan Siti Aisyah ke Indonesia usai dinyatakan bebas oleh pengadilan tinggi Malaysia atas kasus pembunuh Kim Jong-Nam kakak tiri Pemimpin Korea Selatan Kim Jong Un. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pemerintah Indonesia dinilai telah berhasil menjalankan 2 diplomasi berbeda dalam jangka waktu yang berdekatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, saat menanggapi tim bulu tangkis Indonesia yang menjuarai All England 2019 dan upaya pembebasan terdakwa pembunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yakni Kim Jong Nam.

Hasto mengungkapkan, PDIP pun mengucapkan selamat dan rasa bangganya atas keberhasilan 2 diplomasi yang berbeda karena keduanya telah menggelorakan kemajuan prestasi bangsa.

"Kedua keberhasilan diplomasi tersebut adalah energi positif bagi bangsa. Diplomasi olah raga, hadir melalui kerja keras, pantang menyerah, tampilkan daya endurance yang begitu tinggi dan akhirnya cetak prestasi. Diplomasi politik luar negeri melalui lobi, pembicaraan tingkat tinggi atas dasar persahabatan bangsa serumpun dan sikap saling hormat-menghormati," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Hasto menyampaikan, keberhasilan pasangan bulu tangkis Indonesia merebut juara All England kian menegaskan bahwa dalam suasana batin yang baik, yang positif dan yang didukung oleh budaya kejujuran dalam sistem permainan yang jujur, selalu akan melahirkan prestasi. Demikian pula kerja marathon perpaduan kerja sama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) yang berdampak positif bagi negeri.

"Kedua prestasi tersebut kian menegaskan bahwa demi nama Indonesia, demi rasa cinta terhadap tanah air dan demi national interest kita, maka berbagai prestasi bisa dibangun. Hal inilah yang menjadi spirit dari kepemimpinan Presiden Jokowi, kerja berprestasi dan berbakti negeri," ujarnya.

Hasto pun mengucapkan selamat kepada pasangan tim nasional bulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, serta kepada pemerintahan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla melalui Menlu dan Menkum HAM, serta seluruh jajaran kedutaan besar Republik Indonesia di Malaysia.

"Semoga pileg dan pilpres juga menjadi momentum membangun masa depan sebagai bangsa berprestasi," katanya.

Seperti diketahui, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan telah berhasil menjadi juara di ajang All England 2019 yang diselenggarakan di Birmingham, Britania Raya, Minggu (10/3/2019).

Tak lama berselang, Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga telah membunuh Kim Jong Nam, Siti Aisyah, juga divonis terbebas dari segala tuntutan saat menjalani sidang di Pengadilan Malaysia pada Senin (11/3/2019).[]