Olahraga

Dua Bobotoh Meninggal, Komdis PSSI Umumkan Hasil Penyelidikan

PSS langsung menyelidiki dua Bobotoh yang meninggal dunia di Stadion GBLA.


Dua Bobotoh Meninggal, Komdis PSSI Umumkan Hasil Penyelidikan
Ketua Komisi Disiplin PSSI, Erwin Tobing. (PSSI)

AKURAT.CO, Komite Disiplin PSSI telah melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya dua Bobotoh di ajang Piala Presiden 2022. Lantas, apakah hasil penyelidikannya?

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua pendukung Persib atas nama Sopiana Yusup (asal Bogor) dan Ahmad Solihin (asal Bandung) meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (176/2022).

Terkait permasalahan pelik ini, Komdis PSSI bergerak cepat melakukan investigasi. Mereka lantas menjabarkan poin-poin pentingnya.

“Jadi tim investigasi sudah melaksanakan tugasnya. Poin poin di atas yang harus ditindaklanjuti,” kata Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing.

Berikut beberapa poin yang dihasilkan dari investigasi Komdis PSSI selama beberapa hari terakhir. Terbagi menjadi dua bagian dan semua berkaitan dengan panitia pelaksana (panpel).

Kelebihan Panitia Pelaksana Lokal

a.Koordinasi Pengamanan telah dilakukan semestinya dengan aparat keamanan sebelum pertandingan.

b.Menyiagakan mobil ambulance sebanyak 4 (empat unit) yang disiagakan dalam stadion 2 (dua) unit dan luar stadion 2 (dua) unit.

c,Menyediakan tempat/ tenda istirahat dan MCK portable untuk pendukung tim tamu dari Persebaya.

d..Menyediakan makan untuk suporter dari Persebaya.

e.Melakukan imbauan-imbauan kepada pendukung tim tuan rumah Persib tentang tiket online.

f.Menyediakan layar lebar di luar stadion sebanyak 4 (empat titik).

g.Mencetak tiket sesuai ketentuan yang disepakati dengan aparat keamanan yaitu 15.066 tiket dari -/+ 38.000 kapasitas stadion.

h.Menyediakan tempat menonton untuk pendukung tim tamu Persebaya sebanyak 1.500 kuota.

i.Antisipasi yang cepat terhadap adanya korban dari pendukung tim tuan rumah Persib akibat berdesakan di pintu V dengan melakukan pertolongan pertama dengan ambulance dan di back up ambulance DOKPOL yang disiagakan di luar stadion.

Kekurangan Panitia Pelaksana Lokal

a.Tidak melakukan penguraian massa pendukung tim tuan rumah Persib di saat terjadi antrian yang berdesakan di pintu masuk V.

b.Sosialisasi yang kurang terhadap pendukung tuan rumah Persib tentang disediakannya kuota masuk sejumlah 15.066 tiket sehingga pendukung Persib tetap hadir di stadion melebihi kapasitas tiket yang disediakan.

c.Pintu antrian masuk suporter tidak berjalan baik sehingga menghambat dan terjadinya penumpukan masa di pintu V.

d.Kurangnya antisipasi Panitia Pelaksana Lokal terhadap adanya pendukung tim tuan rumah yang sudah membeli tiket online, tetapi tidak bisa memasuki stadion.

e.Kurangnya antisipasi terhadap oknum pendukung tim tuan rumah yang masuk tidak menggunakan tiket sehingga di dalam stadion terdapat -/+ tiga kali lipat pendukung tuan rumah Persib.

f.Kurang antisipasi terhadap penerangan di luar stadion tidak semestinya sehingga tampak kurang cahaya (cenderung gelap).

g.Adanya dugaan penjualan tiket online berupa selebaran kertas berisikan QR-Code tiket online di luar stadion pada saat hari pertandingan.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com