Olahraga

Dua Atlet Dinyatakan Positif Covid-19, yang Pertama di Kampung Atlet Tokyo

IOC dan penyelenggara mengatakan Olimpiade Tokyo 2020 tetap berlangsung aman meski ada kasus positif Covid-19 di kampung atlet dalam dua hari terakhir.


Dua Atlet Dinyatakan Positif Covid-19, yang Pertama di Kampung Atlet Tokyo
Sejumlah orang berjalan di dekat baliho Olimpiade Tokyo 2020 dengan latar belakang pohon sakura yang sedang bersemi di Tokyo, Jepang, 25 Maret 2020. (REUTERS)

AKURAT.CO, Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 akhirnya mengonfirmasi kasus positif virus corona (Covid-19) pertama pada atlet yang berada di kampung atlet. Kasus ini terjadi lima hari sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 dihelat di Stadion Nasional di Tokyo, Jepang, Jumat (23/7) Juli nanti.

Sebagaimana dikabarkan BBC, kasus pertama ini melanda dua atlet yang berasal dari negara yang sama dengan individu pertama yang diketahui positif Covid-19 di kampung atlet. Adapun individu yang tak disebutkan identitasnya tersebut bertugas sebagai bagian dari penyelenggara olimpiade dan terpapar pada Sabtu (17/7).

“Mereka diisolasi di kamar mereka dan (panitia) Tokyo 2020 mengirimkan makanan untuk mereka,” kata juru bicara Olimpiade Tokyo, Masa Takaya.

Di hari Minggu (18/7) saja, penyelenggara pesta olahraga terbesar di dunia tersebut sudah menyatakan sepuluh kasus positif Covid-19. Selain atlet, termasuk juga pekerja media, serta sejumlah kontraktor beserta pekerjanya.

Jumlah itu lebih sedikit lima kasus dari 15 kasus yang terjadi sehari sebelumnya. Sementara itu, di Tokyo terjadi lebih dari seribu kasus dalam empat hari terakhir sejalan dengan masuknya gelombang atlet dari penjuru dunia ke Jepang.

Fenomena kasus positif Covid-19 di kampung atlet membuktikan bahwa pandemi adalah tantangan yang tidak mudah untuk dikendalikan. Ketua Penyelenggara Olimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto, juga memaklumi jika atlet bakal dilanda kekhawatiran setelah terjadinya penularan di kampung atlet.

“Atlet yang datang ke Jepang barangkali sangat cemas. Saya memahaminya,” kata Hashimoto. “Itulah alasannya mengapa kami perlu melakukan pemberitahuan penuh (tentang kasus positif Covid-19 di kampung atlet).”

Sementara itu, Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, menganggap sikap skeptis sejumlah warga Jepang dengan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo di tengah pandemi sebagai hal yang bisa dimengerti. Namun, ia menjamin Tokyo 2020 akan berlangsung dengan aman.

Adapun kontingen Indonesia akan masuk ke kampung atlet di Tokyo pada Senin (19/7) dimulai dengan perwakilan cabang bulutangkis yang telah berada di Jepang sejak 8 Juli untuk melakukan pemusatan latihan di Kumamoto.

Kloter kedua yang terdiri dari 13 atlet telah berangkat semalam sementara kloter terakhir yang merupakan wakil cabang atletik bakal terbang pada 24 Juli mendatang.[]