News

Drama Hapus Foto Jokowi, Politikus Demokrat Minta Pemprov DKI Seret Ike Muti ke Jalur Hukum


Drama Hapus Foto Jokowi, Politikus Demokrat Minta Pemprov DKI Seret Ike Muti ke Jalur Hukum
Potret kesibukan shooting aktris Ike Muti (Instagram/ikemuti16)

AKURAT.CO, Politikus Demokrat DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyeret aktris Ike Muti ke ranah hukum. Kalau pesohor itu tidak punya itikad baik memberi klarifikasi soal unggahannya di akun instagramnya yang menyinggung Pemprov DKI.

Dimana dalam unggahannya yang ditulis pada Jumat (31/7/2020) kemarin Ike menyebut ada orang yang memintanya untuk menghapus foto Presiden Joko Widodo supaya bisa digaet dalam projek web series milik Pemda DKI.

"Kalau dia enggak respons, enggak mau nunjukin. Emang harusnya gitu, jalur hukum ditempuh,"kata Mujiyono saat dikonfirmasi Sabtu (1/8/2020).

Tindakan tegas dari Pemprov DKI untuk menyikapi kasus ini lanjut Mujiyono harus betul-betul ditunjukkan untuk menjaga wibawah Pemda DKI. Sebab Ike tidak menyinggung Gubernur Anies Baswedan secara personal tetapi membawa nama lembaga yang artinya dia ikut menyinggung ribuan pegawai Pemprov termasuk DPRD DKI.

"Untuk jaga marwah Pemprov DKI Jakarta,"tegasnya.

Kalau tudingan soal perintah menghapus foto Presiden Joko Widodo itu benar adanya, Mujiyono meminta Ike untuk menunjukan barang buktinya supaya hal ini tidak mengarah pada pencemaran nama baik Pemda DKI.

"Sekarang banyak orang cari sensasi. Nah mungkin salah satu yang tidak dia pikirkan berakibat pada pencemaran nama baik DKI Jakarta kalau berita itu enggak benar. Kan harus ada barbuk itu, tunjukin aja,"tegasnya.

Sebelumnya Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Yayan Yuhana mengatakan teguran dalam bentuk surat somasi itu sudah dilayangkan kepada Ike pada Jumat (31/7/2020) kemarin. Beberapa jam setelah Ike memuat tulisan itu di akun  sosial medianya.

Selain mengirimkan kepada Ike, surat somasi itu juga diunggah di semua akun sosial media milik Pemprov DKI sebagai bentuk bantahan atas pernyataan Ike supaya tidak menimbulkan kesalahan prespsi.

Yayan menegaskan pihaknya menunggu itikad baik dari Ike untuk memberi klarifikasi terkait pernyataannya tersebut. Pemprov DKI memberinya waktu 2 x 24 jam.

"Kita kasih waktu 2 x 24 jam. kita masih tunggu klarifikasinya," kata Yayan.

Berikut tulisan Ike yang disoal Pemprov DKI karena di anggap menyebarkan bohong:

"TUHAN MEMANG BAIK disaat pandemi saya masih ada bbrapa tawaran #webseries. Tapi kalau ada tawaran rezeki ke saya dengan meminta saya untuk menghapus foto-foto di sosmed yang ada Bapak Presiden kita kok rasanya nggak profesional banget. Hanya karena project web series tersebut akan bekerja sama dengan klien dari Pemda DKI," demikian penggalan keterangan foto yang diunggah Ike.[]

Ainurrahman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu