News

DPRD DKI Minta Vaksin Buat Keluarga, Epidemiolog: Ini Lah Kesalahan Orang Indonesia

Tri Yunis Miko memberi kritik keras kepada DPRD DKI Jakarta yang sampai sekarang masih ngotot meminta jatah vaksin untuk keluarganya.


DPRD DKI Minta Vaksin Buat Keluarga, Epidemiolog: Ini Lah Kesalahan Orang Indonesia
Pengemudi transportasi umum dan online menerima vaksinasi secara gratis di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Banten, Kamis (4/3/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Epidemiolog dari Universitas Indonesia(UI) Tri Yunis Miko memberi kritik keras kepada DPRD DKI Jakarta yang sampai sekarang masih ngotot meminta jatah vaksin untuk keluarganya. 

DPRD DKI meminta vaksin untuk keluarga dengan alasan keamanan. Sebab anggota dewan sudah menerima vaksin gratis duluan dari pemerintah, sementara keluarganya harus bersabar menunggu giliran.

Miko menilai sikap DPRD DKI Jakarta sudah berlebihan. Sebab, tenaga medis saja tidak ngotot agar keluarganya mendapat prioritas disuntik vaksin Covid-19.

"Saya saja yang disuntik itu anak saya dokter, kedua saya juga dokter, istri saya belum disuntik, karena dia belum dokter, saya nggak minta untuk istri dan anak saya (yang bukan dokter) disuntik vaksin," kata Miko ketika dikonfirmasi, Jumat (5/3/2021). 

Miko mengatakan, sikap DPRD DKI Jakarta adalah tindakan keliru. Kata dia, apabila seseorang sudah disuntik vaksin, bukan berarti seluruh anggota keluarganya mendapat fasilitas serupa.

"Ini lah kesalahan orang Indonesia, pada saat dirinya sudah disuntik maka keluarganya harus disuntik juga. itu yang salah," tegasnya. 

Permintaan vaksin untuk keluarga anggota DPRD DKI Jakarta sampai sekarang tidak direspon Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Alasannya karena logistik vaksin masih sangat terbatas. 

Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih memberi vaksin kepada warga yang menjadi prioritas, seperti tenaga kesehatan, pedagang pasar, guru, pekerja media dan lansia. 

"Semuanya mengajukan boleh, namun demikian vaksin ini terbatas," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. 

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu