News

DPR Minta Pemerintah Selesaikan Masalah di Papua Secara Transparan


DPR Minta Pemerintah Selesaikan Masalah di Papua Secara Transparan
Anggota Badan Anggaran DPR Sukamta, Selasa (23/1), mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimpor beras 500.000 ton. Alasannya sejumlah daerah termasuk DIY surplus beras dan Februari mendatang panen raya. (AKURAT.CO/Ridwan Anshori)

AKURAT.CO, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menilai pemerintah harus menyelesaikan persoalan di Papua dengan transparan karena setelah berjalan dua pekan tampak belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

"Saya kira persoalannya sangat serius, hanya saja kita masih cukup gelap atas apa yang terjadi sesungguhnya, mengapa sampai berlarut-larut," kata Sukamta di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Dia menilai ada beberapa indikasi persoalan Papua telah sampai pada level yang sangat serius, yaitu berbagai aksi mahasiswa asal Papua di beberapa kota besar, penolakan rombongan Gubernur Papua dan Jawa Timur oleh mahasiswa di Asrama Papua, Rabu (28/8) dan masih dimatikannya jaringan internet di Papua hingga saat ini.

Sukamta yang merupakan Sekretaris Fraksi PKS itu meminta pemerintah untuk menghentikan sejenak isu pemindahan Ibu kota dan fokus menyelesaikan terlebih dahulu persoalan Papua.

"Pemindahan Ibu kota itu penting, tapi persoalan Papua lebih penting untuk diselesaikan terlebih dahulu. Jangan sampai perhatian kita teralihkan oleh hal-hal yang tidak begitu mendesak," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah perlu segera membuat langkah yang lebih substantif dan cermat untuk menyelesaikan persoalan Papua.

Dia mengatakan, dari laporan beberapa riset di Papua, persepsi sebagian besar responden warga Papua merasa mendapat perlakuan tidak adil dan juga merasa dipinggirkan akibat hadirnya pendatang.

"Padahal Presiden Jokowi sudah 13 kali mengunjungi Papua dan pemerintah mengatakan telah membangun banyak infrastruktur di Papua," tandasnya.[]