News

DPR Minta Kejaksaan Perkuat Teknologi Lacak Buronan yang Belum Tertangkap

Hingga bulan kedelapan 2021 sudah 110 buronan yang berhasil ditangkap Tim Tabur


DPR Minta Kejaksaan Perkuat Teknologi Lacak Buronan yang Belum Tertangkap
Wakil Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni (dpr.go.id)

AKURAT.CO, Kerja Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan mendapat apresiasi dari anggota Parlemen. Hingga bulan kedelapan 2021, sudah 110 buronan yang berhasil ditangkap Tim Tabur baik berstatus tersangka, terdakwa ataupun terpidana.

"Apresiasi yang luar biasa kepada kejaksaan atas kerja kerasnya mampu menangkap 110 orang yang berstatus DPO tersebut. Kejaksaan telah menepati janjinya untuk terus mengejar para DPO dan menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum dengan serius," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/9/2021).

Sahroni menjelaskan bahwa Komisi III DPR selalu membahas terkait dengan persoalan DPO tersebut dan meminta kejaksaan terus mengejar para buronan. Menurut dia, hal tersebut terbukti bahwa kejaksaan menepati janjinya untuk menangkap para buron.

"Kalau pada tahun lalu berhasil menangkap sekitar 140 orang dalam satu tahun penuh, sekarang sudah mencapai lebih dari 100 hanya dalam kurun waktu delapan bulan. Ini hebat sekali," ujarnya.

Sahroni juga meminta kejaksaan fokus meningkatkan kemajuan teknologi untuk membantu melacak para buronan yang belum tertangkap.

Selain itu, kerja sama dengan berbagai lembaga penegak hukum di dalam maupun luar negeri juga perlu terus ditingkatkan agar upaya pengejaran DPO makin maksimal.

"Kejagung harus tetap konsisten mengejar buronan lain yang memang masih sulit diketahui lokasinya atau masih berkeliaran di luar negeri," katanya.

Menurut dia, masalah pengejaran DPO dapat diatasi dengan fokus memanfaatkan kemajuan teknologi sekaligus kerja sama dengan lembaga hukum di dalam maupun luar negeri.

Sahroni menyakini dengan pemanfaatan teknologi tersebut, kejaksaan akan makin dimudahkan dalam melacak para buronan.

Terbaru, Tim Tabur Kejaksaan menangkap pembobol Bank Mandiri. Kali ini yang ditangkap adalah Andre Nugraha Achmad Nouval. Andre ditangkap Tim Tabur Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (23/9) malam sekitar pukul 22.45 WIB. 

Pekan lalu, tepatnya Kamis (16/9), Tim tabur Kejagung bersama Kejari Bandung menangkap buronan korupsi Aryo Santigi Budihanto yang juga terlibat kasus yang sama dan dihukum selama 10 tahun penjara.

Aryo Santigi yang sama-sama buron dengan Andre Nugraha selama 15 tahun ditangkap saat sedang berada di Jalan Gatot Subroto Nomor 40, Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkuml Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengimbau kepada seluruh buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

“Karena tidak ada tempat yang aman bagi buronan,” tegasnya.[]