News

DPR Minta Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19

Asrama Haji nantinya dikoordinir langsung oleh pemerintah via Kementerian Agama dan Rumah Sakit Haji.


DPR Minta Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19
Suasana area luar penginapan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (29/6/2020). Tahun ini, Asrama Haji tampak sepi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya ketika ribuan umat muslim untuk menerima pembekalan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci karena pemerintah Indonesia membatalkan seluruh pemberangkatan haji, sementara kerajaan Arab Saudi membatasi jemaah haji. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah mengalihfungsikan Asrama Haji Pondok Gede menjadi tempat isolasi dan perawatan pasien COVID-19 untuk sementara waktu.

Usulan tersebut merespons pemerintah yang berencana menambah tempat isolasi bila Wisma Atlet Kemayoran dan sejumlah rumah sakit tidak lagi mampu menangani pasien COVID-19.

"Saya minta kepada pemerintah agar Asrama Haji Pondok Gede dipersiapkan untuk menampung pasien Covid-19 yang tidak tertangani di rumah sakit. Mengingat tahun ini tidak ada kegiatan ibadah haji, jadi sebaiknya dimanfaatkan untuk hal lain," ujar Dasco sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO, dalam keterangan persnya, Senin (21/6/2021).

Dasco menilai, Asrama Haji Pondok Gede menjadi solusi yang tepat. Karena menurutnya, secara agama juga membolehkan alih fungsi untuk sesuatu yang darurat dan bermanfaat.

“Ibadah haji dan ikhtiar menyembuhkan nyawa manusia adalah sama-sama ibadah," Politisi Partai Gerindra itu.

Sementara dalam pengelolaannya, Dasco mengatakan, Asrama Haji nantinya dikoordinir langsung oleh pemerintah via Kementerian Agama dan Rumah Sakit Haji.

"Sehingga untuk koordinasi dengan pemerintah pusat pun tetap mudah dan berjalan dengan baik," terangnya.

Seperti diketahui, Lonjakan pasien Covid-19 di RS Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet dilaporkan terus bertambah dalam tujuh hari terakhir. Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Letkol drg.

Muhammad Arifin mengatakan bahkan pihaknya sudah mengantisipasi dengan mengaktifkan sekitar 1.400 ranjang cadangan, namun itu pun sudah 81% terisi.[tim]