News

DPR Lantik Dua PAW Fraksi PDIP dan Nasdem

Dua anggota pengganti antarwaktu dilantik menggantikan anggota yang beberapa waktu lalu meninggal dunia


DPR Lantik Dua PAW Fraksi PDIP dan Nasdem
Pelantikan dua anggota PAW dalam rapat Paripura di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12/2021). (AKURAT.CO/Zahra)

AKURAT.CO- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melantik dua anggota pengganti antarwaktu (PAW) untuk masa jabatan 2019-2024 dalam rapat paripurna yang digelar hari ini, Selasa (7/12/2021). 

Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan dipimpin Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad di gedung parlemen, Senayan Jakarta. Anggota yang dilantik berasal dari Fraksi PDIP dan Fraksi Partai Nasdem. 

"Sebelum memangku jabatan anggota DPR saudara-saudari wajib bersumpah menurut agama Islam, apakah saudara-saudari bersedia disumpah menurut agama Islam?" kata Dasco dijawab serentak keduanya, "bersedia". 

Untuk diketahui, dua anggota PAW yang dilantik adalah Riyanta dari Fraksi PDIP Dapil Jawa Tengah III. Ia menggantikan Imam Suroso yang beberapa waktu lalu meninggal dunia. 

Kemudian, Irma Suryani dari Fraksi Partai Nasdem Dapil Sumatera Selatan II menggantikan almarhum Percha Leanpuri dari Fraksi Partai Nasdem. 

Dalam upacara pelantikan, kedua anggota DPR tersebut diambil sumpahnya untuk menjalankan kewajiban sebagai anggota DPR dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. 

“Patut saya ingatkan bahwa sumpah yang akan saudara-saudari ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia,” ucap Dasco. 

Dasco kemudian membacakan sumpah yang  dikuti oleh kedua PAW.

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota dewan perwakilan rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," demikian potongan sumpah jabatan yang dibacakan oleh Dasco dan diikuti oleh dua orang PAW yang dilantik. 

Selain melantik PAW, rapat paripurna yang digelar secara hybrid juga membahas beberapa hal bersama pemerintah diantaranya: 

1. Penyampaian Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Beserta Laporan Hasil Pemeriksaan Semester I Tahun 2021 oleh BPK RI; 

2 .Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan atas 3 (tiga) Rancangan Undang-Undang, yaitu: 

a) Rancangan Undang-Undang tentang Pembentukan Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau, Pengambilan Tinggi Sulawesi Barat, Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara, dan Pengadilan Tinggi Papua Barat; 

b) Rancangan Undang-Undang tentang Pembentukan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Banjarmasin, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Manado, dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Mataram; 

c) Rancangan Undang-Undang tentang Pembentukan Pengadilan Tinggi Agama Bali, Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Barat, dan Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara; 

3. Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan atas Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI; 

4. Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan atas Rancangan Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah; 

5. Laporan Komisi XI DPR RI terhadap Hasil Uji Kelayakan (fit and proper test) Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia dilanjutkan dengan Pengambilan Keputusan; 

6. Penetapan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2022; 

7. Persetujuan Perpanjangan Waktu Terhadap Pembahasan

 a) RUU tentang Landas Kontinen;

 b) RUU tentang Pelindungan Data Pribadi; 

c) RUU tentang Hukum Acara Perdata;

 d) RUU tentang Praktik Psikologi; dan

 e) RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

 8. Penetapan Keanggotaan Pansus Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (IKN).[]