Ekonomi

DPR Ingin Kementerian Baru Bentukan Presiden Gairahkan Iklim Investasi

Anggota DPR RI Masinton Pasaribu menyambut baik keputusan Presiden Joko Widodo yang membentuk Kementerian Investasi


DPR Ingin Kementerian Baru Bentukan Presiden Gairahkan Iklim Investasi
Anggota Komisi III dari Fraksi PDI-P Masinton Pasaribu di Cikini, Jakarta Pusat (AKURAT.CO/Kosim Rahman)

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu menyambut baik keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membentuk Kementerian Investasi. Melalui kementerian baru ini, iklim investasi jelang berakhirnya masa pandemi Covid-19 diharapkan akan berkembang pesat, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja yang luas, memperkuat cadangan devisa dan stabilnya nilai rupiah.

Dimana upaya tersebut dinilai mampu menciptakan peluang usaha yang lebih besar besar dan mampu mempercepat recovery sejumlah sektor yang lumpuh akibat pandemi Covid-19.

“Kami di DPR RI akan mengawal agar program pemerintah melalui kementerian investasi dapat membuka lapangan kerja dan peluang usaha yang luas bagi pengusaha Indonesia, sehingga tidak terjebak middle income trap sebagai mana dikhawatirkan banyak kalangan,” ujar Masinton melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (17/4/2021).

Tentang sosok yang dipilih menjadi menteri yang akan memimpin Kementerian Investasi, Masinton menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. Sebab pengangkatan menteri baru merupakan hak prerogatif Presiden.

Masinton hanya berharap siapa pun yang ditunjuk memiliki kompetensi dalam menciptakan iklim investasi yang membangkitkan perekonomian Indonesia yang lebih tanggap dengan perubahan teknologi. 

“ Semoga menteri investasi dari manapun asal-usulnya harus kompeten di bidangnya. Memiliki platform yang jelas tentang arah investasi nasional yang berjangka panjang dan lebih menggerakkan sektor-sektor riil yang membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” harap politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Sebagai informasi, Rapat Paripurna DPR RI pada Jumat lalu menyetujui Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian yang sebelumnya telah dibahas dalam Rapat Konsultasi Pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada 8 April 2021.

Rapat Pengganti Bamus DPR itu telah menyepakati Surat Presiden yaitu pertama, penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). sehingga menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset Teknologi.

Kemudian telah disepakati pula, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Selaku mitra kerja pemerintah di sektor keuangan, Masinton dan para kolega dari Komisi XI DPR RI akan mengawal kebijakan Kementerian Investasi. Legislator dapil DKI Jakarta II itu berharap adanya sinergi kebijakan investasi baik dengan sektor perbankan maupun jasa keuangan non perbankan sehingga terjadi koordinasi yang baik untuk membangkitkan ekonomi nasional.[]

Sumber: DPR RI

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu