News

DPR Dorong KemenPAN-RB Tindak Tegas ASN yang Berafiliasi dengan Teroris

Banyak pegawai BUMN disinyalir terpapar faham terorisme


DPR Dorong KemenPAN-RB Tindak Tegas ASN yang Berafiliasi dengan Teroris
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (DPR RI)

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin kembali mendorong Kementerian PAN-RB untuk menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti berafiliasi dengan jaringan terorisme.

"Kami mendorong Kementerian PAN-RB dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk bersinergi dalam melakukan pemetaan atas keterpaparan ASN terhadap paham radikalisme," terang Azis sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

Politisi Partai Golkar ini juga mendesak Pemerintah segera melakukan koordinasi lintas Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk melakukan langkah antisipasi, pengawasan serta memastikan ASN maupun pegawai di lingkungan K/L terhindar dari paparan paham radikalisme.

"Lakukan kembali koordinasi dengan BNPT bersama Densus 88 untuk melakukan evaluasi terhadap strategi penanganan teroris dan ekstremis mengingat paham radikalisme terus meluas dan menebar serta tidak pandang bulu," tegasnya.

Tak hanya itu, menurut Azis Kementerian PAN-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) juga perlu melakukan sosialisasi secara masif akan bahaya paham radikalisme kepada ASN.

Oleh karena itu Azis mendorong pejabat pembinan Kepegawaian seluruh K/L untuk melakukan pembinaan terkait nasionalisme mengenai kecintaan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemahaman anti radikal serta meningkatkan kedisiplinan kepada para pegawainya.

"Langkah ini harus intens dilakukan sehingga dengan dasar yang kuat diharapkan ASN dan pegawai di lingkungan K/L tidak akan mudah tergoda ajakan bergabung dengan kelompok teroris," tandasnya.

Sebelumnya, Densus 88 Anititeror menangkap terduga teroris berinisial N yang merupakan pegawai salah satu BUMN.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan menyatakan dengan ditangkapnya orang ini totalnya sudah ada 33 orang yang ditahan terkait aksis teror di Makassar.

Zulpan menjelaskan, pegawai BUMN yang ditangkap berinisial N dan merupakan kelahiran 1963. Dia tak menjelaskan pegawai itu berasal dari BUMN apa, Zulpan juga belum merinci lebih lanjut keterkaitan N dengan aksi pasutri bomber.

"Tangkapan terakhir yang ke-33 itu kemarin ditangkap di Maros. Inisialnya N, yang bersangkutan pegawai BUMN kelahiran 1963," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat ditemui di kantornya di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (19/4/2021).[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu