Ekonomi

DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Sosialisasi Pembatasan Mudik Pekerja Migran Indonesia

Legislator desak pemerintah saling berkoordinasi meningkatkan sosialisasi Surat Edaran terkait pembatasan mudik bagi pekerja migran Indonesia.


DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Sosialisasi Pembatasan Mudik Pekerja Migran Indonesia
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menginginkan Kementerian Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk lebih meningkatkan sosialisasi Surat Edaran terkait pembatasan mudik bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

" Mengimbau kepada seluruh PMI (pekerja migran Indonesia) untuk tidak pulang ke Indonesia dalam rangka merayakan Lebaran demi kebaikan diri dan keluarga di Tanah Air," kata Azis Syamsuddin dalam siaran pers di Jakarta, melansir Antara, Selasa (20/4/2021).

Hal itu, ujar dia, semata-mata untuk mencegah penularan virus corona yang mungkin dibawa oleh PMI dari negara perantauan.

Ia mengingatkan mengenai adanya klaster yang berasal dari sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dari Malaysia, yang diketahui terinfeksi atau positif Covid-19.

Klaster TKI tersebut, lanjutnya, mengakibatkan kasus Covid-19 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) melonjak pada akhir pekan lalu. Ia telah meminta Kementerian Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri melalui KBRI yang tersebar di seluruh belahan dunia serta perusahaan penyalur tenaga kerja untuk menyosialisasikan Surat Edaran tersebut.

"Kami juga mendorong Kementerian Kesehatan dan pemda (menyosialisasikan) khususnya yang berlokasi di daerah perbatasan keluar masuk Indonesia," ujar Azis.

Seperti diketahui, Menteri Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Edaran No. M/7/HK.04/OV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja/Buruh dan PMI dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Menteri Ketenagakerjaan juga sudah meminta para PMI yang sedang berada di negara-negara penempatan untuk menunda mudik pada Lebaran tahun ini.

"Tentu banyak PMI yang ingin mudik karena rindu dengan keluarga, ibu, bapak, anak, dan kerabat lainnya di kampung halaman. Dalam kesempatan ini, saya sangat berharap, meminta agar niat mudik ditunda dulu," kata Menaker Ida dalam pernyataan resmi di Jakarta, Minggu (18/4/2021) lalu.

Sumber: ANTARA

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu