News

DPR AS Gagal Sahkan Moratorium Penggusuran, 7 Juta Warga Terancam Telantar selama Pandemi COVID-19

Akibat kehilangan pekerjaan selama pandemi COVID-19, banyak warga AS menunggak pembayaran sewa kontrakan.


DPR AS Gagal Sahkan Moratorium Penggusuran, 7 Juta Warga Terancam Telantar selama Pandemi COVID-19
Cori Bush (tengah, memegang ponsel) mengikuti aksi unjuk rasa di tangga Capitol untuk menuntut pengesahan moratorium penggusuran. (Foto: REUTERS) ()

AKURAT.CO, Anggota Parlemen Amerika Serikat (AS) Cori Bush berada di tangga Capitol AS sepanjang malam tanpa tidur untuk memprotes berakhirnya penangguhan penggusuran akibat pandemi pada Sabtu (31/7).

Dilansir dari Reuters, anggota Demokrat progresif ini memenangkan kursinya di Missouri tahun lalu. Ia sempat tertidur dalam posisi duduk tegak di kursi kamp sekitar 1 jam. Sementara itu, 2 anggota parlemen progresif lainnya, Ilhan Omar dan Ayanna Pressley, datang untuk mendukungnya.

Bush juga mendesak para pengikutnya di Instagram untuk ikut menuntut Kongres, Presiden Joe Biden, atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menghentikan selesainya moratorium.

"Hari ini, tengah malam, jika tak terjadi apa-apa, jika tak ada tindakan yang dilakukan DPR, Senat, atau pemerintah, 7 juta orang akan terancam penggusuran. Saya sendiri pernah mengalaminya," tutur anggota Kongres kulit hitam tersebut.

Warga berisiko tergusur lantaran belum membayar uang sewa selama pandemi. Pasalnya, mereka kehilangan pekerjaan akibat runtuhnya ekonomi. CDC pun memberlakukan moratorium 11 bulan lalu untuk mencegah penyebaran virus corona melalui kerumunan di tempat penampungan dan merumahkan warga yang tergusur.

Sementara itu, DPR menunda reses 7 pekan Agustus pada Jumat (30/7) tanpa memperbarui moratorium. Pasalnya, seorang Anggota Kongres dari Partai Republik menghalangi mosi untuk memperpanjangnya hingga 18 Oktober. Akibat kurangnya dukungan yang memadai, termasuk dari kalangan sejumlah politisi Demokrat sendiri, anggota DPR dari Demokrat memilih untuk tidak membawa kebijakan itu ke pemungutan suara.

Baca Juga: Infeksi Delta Melonjak, CDC Amerika Serikat Ubah Pedoman COVID-19

Di sisi lain, Biden pada Kamis (29/7) telah meminta Kongres untuk memperpanjang moratorium. Namun, pemerintahannya tak bisa memperpanjangnya lagi, tanpa persetujuan Kongres.

Lebih dari 6,5 juta rumah tangga AS saat ini menunggak USD 20 miliar (Rp288 triliun) untuk pembayaran sewa, menurut penelitian oleh Aspen Institute dan Proyek Pertahanan Penggusuran COVID-19. Di sisi lain, tuan tanah terdesak kewajiban pembayaran hipotek, asuransi, dan pajak tanpa menerima uang kontrakan.

Bush pun mengaku sudah lama berharap CDC akan memperpanjang moratorium. Ia kini mengharapkan banyak anggota parlemen membantunya meyakinkan ketua DPR Nancy Pelosi agar DPR kembali rapat dan bertindak.