Ekonomi

Dorong Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian, Kementan Jajaki Kerjasama dengan ASENSI

Dorong Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian, Kementan Jajaki Kerjasama dengan ASENSI
Wirausaha muda pertanian (DOKUMEN)

AKURAT.CO Sebagai upaya mewujudkan rencana strategis Kementerian Pertanian dalam menumbuhkan jutaan wirausaha muda pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mendorong berbagai program meningkatkan minat generasi muda untuk terjun dan berperan aktif dalam pembangunan pertanian. Salah satunya melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services Programme (YESS). Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menargetkan dengan hadirnya jutaan petani dan pengusaha milenial di sektor pertanian, maka akan berpengaruh pada peningkatan perekonomian serta memperluas lapangan pekerjaan. “Tumbuhnya pengusaha muda di sektor pertanian akan mampu memperkecil angka pengangguran di tanah air”, ungkap Mentan SYL.

Sementara Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, menuturkan lebih rinci tentang YESS program dirancang untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian dan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian. 

baca juga:

“Tentunya kita tidak bisa bergerak sendiri, networking harus ditingkatkan pada tiap program pengembangan SDM. Networking harus tersinergi tidak hanya di internal BPPSDMP atau Kementan saja tetapi juga dengan Kementerian atau Lembaga terkait lainnya”, papar Dedi.

Salah satu bentuk peningkatan networking, Direktur program YESS yang juga Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Idha Widi Arsanti menjajaki kerjasama dengan Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI). “Kami berharap dengan adanya sinergi antara program YESS dengan ASENSI dapat membantu pendaftaran lisensi serta mendorong para  pemuda pedesaan untuk menjadi wirausaha muda dalam bidang pertanian”, jelas Santi.

Ia pun menambahkan pihaknya akan melakukan  pemetaan CPCL wirausahawan muda  untuk selanjutnya dapat diaarhkan untuk  mengikuti pameran berbagai pameran/expo yang dilaksanakan oleh ASENSI.

“Produk-produk pertanian baik segar maupun olahan kita sangat beragam dan memiliki kualitas yang sangat baik. Terlebih produk-produk pertanian dari 15 kabupaten lokasi YESS sangat potensial untuk di pamerkan di ajang expo yang dilaksanakan oleh ASENSI”, tambahnya.

Ditambahkan pula oleh Susanty Widjaya, C.F.E. Founder sekaligus Ketua Umum ASENSI menjelaskan bahwa ASENSI adalah organisasi independen non partisan para pemegang lisensi dan para pemegang hak kekayaan intelektual (HKI) di berbagai bidang usaha yang hadir untuk mengembangkan, menumbuhkan dan melindungi para pemegang lisensi dan hak kekayaan intelektual agar dapat memberikan manfaat kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sejalan dengan tujuan program YESS, ASENSI melaksanakan lisensi untuk mencetak para pengusaha lisensi (artinya bermitra) yaitu bermitra ke pasar dan dengan investor. Disektor pertanian, ASENSI telah melakukan kerjasama  serta pemberdayaan dengan petani lokal di Cibadak, Sukabumi. Tak hanya membantu pendaftaran lisensi semata, ASENSI juga mendorong generasi muda untuk  berwirausaha khususnya mengembangkan potensi lokal.  

“Kami sudah bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Para wirausaha kami edukasi serta kami latih sebelum kami bantu untuk lisensi proses lisensinya”, ungkap Susanty. [Adv]