Ekonomi

Dorong Millenial Jadi Penggerak Ekonomi, Mendag Zulkifli : Anak Muda Harus Kreatif dan Inovatif

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memotivasi para pemuda Indonesia turut aktif menjadi penggerak ekonomi Indonesia, khususnya melalui platform digital.

Dorong Millenial Jadi Penggerak Ekonomi, Mendag Zulkifli : Anak Muda Harus Kreatif dan Inovatif
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memotivasi para pemuda Indonesia turut aktif menjadi penggerak ekonomi Indonesia, khususnya melalui platform digital. Menurutnya, kunci sukses untuk diteladani para pemuda yaitu selalu produktif, memiliki rencana atau peta jalan (road map), dan kreatif untuk sukses dalam berusaha. Hal ini disampaikannya kala hadir dalam forum Youth City Changers/YCC (Kolaborasi Komunitas Muda Kota). 

“Hidup harus produktif agar bermakna dan menghasilkan manfaat yang bernilai. Selain itu, harus memiliki peta jalan sehingga rencana ke depan dilalui lebih mudah dilalui asal dikerjakan dengan tekun dan kerja keras. Selanjutnya, anak muda juga harus kreatif. Saya yakin, jika itu diterapkan, anak-anak muda hidupnya akan sukses,” tegas Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (7/8/2022).

Mendag Zulkifli Hasan melanjutkan, saat ini dunia sudah sangat terkoneksi dan hampir tanpa sekat sehingga digitalisasi menjadi bagian penting dari aktivitas perdagangan. Untuk itu, keterampilan memanfaatkan platform digital dalam berdagang menjadi salah satu hal yang harus dikuasai pemuda agar mampu berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Saatnya anak-anak muda saat ini didorong tidak hanya mengarah pasar dalam negeri, tapi harus menyerbu pasar global.

baca juga:

“Kementerian Perdagangan telah menyiapkan ‘jalan tol’ yang bisa dimanfaatkan dengan perjanjian dagang, seperti di level ASEAN dan juga dengan Uni Emirat Arab yang bisa digunakan sebagai hub ke pasar internasional yang lebih luas dengan bebas tarif. Maka, ditambah dengan kemudahan yang ditawarkan platform digital, diharapkan anak muda bisa menyerbu membawa produk Indonesia ke dunia,” lanjut Mendag.

Pada 2021, nilai transaksi perdagangan elektronik (e-commerce) Indonesia mencapai Rp401 triliun dan diperkirakan mencapai Rp526 triliun pada 2022. Transaksi e-commerce lintas negara oleh konsumen Indonesia juga tumbuh signifikan mencapai USD 3,36 miliar atau tumbuh 90,08 persen pada 2021.

Selain e-commerce, perkembangan perdagangan aset kripto juga tumbuh signifikan selama dua tahun terakhir. Di tahun 2020 nilainya hanya sebesar Rp64,9 triliun, namun pada 2021 sudah mencapai Rp859,4 triliun, dan pada Januari-Juni 2022 mencapai Rp212 triliun.

Menurut Mendag, forum YCC sangat baik dimanfaatkan para pemuda untuk mengembangkan keterampilan agar dapat adaptif dan responsif terhadap dinamika nasional dan global. Hal ini penting bagi pemuda mengingat Indonesia mendapat bonus demografi dengan jumlah populasi pemuda mencapai lebih dari 64 juta jiwa pada 2021.

“Saya ingin mengajak anak-anak muda untuk berkontribusi meningkatkan perdagangan digital di Indonesia. Saya percaya masa depan Indonesia ada di tangan anak muda,” tegas Mendag Zulkifli.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi