Tech

Dorong Industri Telekomunikasi, Pemerintah Naikan TKDN 4G - 5G Jadi 35%

Ketentuan TKDN sebesar 35% akan diberlakukan 6 bulan sejak ditetapkannya Permen Kominfo Nomor 13 Tahun 2021


Dorong Industri Telekomunikasi, Pemerintah Naikan TKDN 4G - 5G Jadi 35%
Ilustrasi jaringan telekomunikasi. (pixabay.com/blickpixel)

AKURAT.CO Sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 13 Tahun 2021, untuk menumbuhkan industri perangkat telekomunikasi dalam negeri, pemerintah menetapkan pemenuhan terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) naik menjadi 35% untuk Perangkat Subscriber Station 4G dan 5G yang akan digunakan di Indonesia. 

"Peraturan ini mengatur tentang kewajiban untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN sebesar 35% untuk Perangkat Subscriber Station 4G dan 5G yang akan beredar dan digunakan di Indonesia. Dengan ketentuan ini, maka nilai TKDN Perangkat Subscriber Station 4G dan 5G naik dari sebelumnya sebesar 30%," ungkap Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dilansir dari laman resmi Kemkominfo. 

Ketentuan TKDN tersebut untuk memastikan dorongan dan dukungan konkret bagi produksi di dalam negeri atas komponen dan perangkat telekomunikasi 4G dan 5G. Untuk menentukan nilai komponen TKDN tersebut, Kementerian Kominfo telah mendapat masukan dari Kementerian Perindustrian. 

Johnny juga memaparkan, kewajiban pemenuhan TKDN sebesar 35% menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan sertifikat perangkat dari Kementerian Kominfo, sebelum perangkat tersebut diedarkan maupun dijual di Indonesia.

"Ketentuan TKDN sebesar 35% ini akan diberlakukan 6 bulan sejak ditetapkannya peraturan menteri ini, dan untuk itu agar para vendor perangkat telekomunikasi dapat segera mulai menyesuaikan," ujar Johnny.

Menkominfo juga mengatakan, dengan adanya kebijakan TKDN yang baru, pihaknya berharap dapat mendorong tumbuhnya industri perangkat telekomunikasi di dalam negeri. 

“Dengan demikian, industri dalam negeri dapat lebih terlibat dalam pengembangan dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi berbasis teknologi 4G dan 5G. Sebagaimana yang diamanatkan oleh Bapak Presiden agar Indonesia dapat menjadi  negara smart player dalam pengembangan jaringan, baik jaringan 4G maupun dan 5G,” jelasnya.

Pada Permenkominfo, juga diatur mengenai standar teknis alat telekomunikasi dan perangkat telekomunikasi bergerak seluler berbasis standar teknologi Long Term Evolution (LTE). Permenkominfo yang terbit tanggal 12 Oktober 2021 itu mengatur standar teknologi Internasional Mobile Telecommunication 2020 yang mencakup persyaratan teknis untuk perangkat Subscriber Station. 

"Untuk perangkat Base Station yang menggunakan teknologi berbasis LTE atau teknologi 4G, serta teknologi berbasis standar teknologi International Mobile Telecommunication 2020 atau teknologi 5G, yang bekerja pada pita spektrum 850 Mhz, 900 mhz, 1800 mhz, 2,1 GHz, dan 2,3 GHz," ujar Johnny.  

Johnny menegaskan Permenkominfo Nomor 13 Tahun 2021 merupakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan komponen di dalam negeri sampai dengan TKDN 35%.