Lifestyle

Dorong Ekonomi Sirkular Kemasan Plastik Jerigen, Kraft Heinz Indonesia Luncurkan Program Jerrygreen

Melalui Jerrygreen, Kraft Heinz Indonesia ingin tingkatkan pengelolaan kemasan secara bertanggungjawab untuk kurangi potensi timbulan sampah plastik


Dorong Ekonomi Sirkular Kemasan Plastik Jerigen, Kraft Heinz Indonesia Luncurkan Program Jerrygreen
Peluncuran program Jerrygreen dari Kraft Heinz Indonesia (DOKUMEN)

AKURAT.CO Masih dalam momentum perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 yang jatuh di bulan Juni, PT Heinz ABC Indonesia atau Kraft Heinz Indonesia melalui Kraft Heinz Food Service Indonesia menginisasi program kolaborasi untuk lingkungan bernama Jerrygreen. Melalui program ini, Kraft Heinz Food Service Indonesia mengajak serta memfasilitasi para pelaku industri HORECA (Hotel, Restoran, Cafe) untuk meningkatkan pengelolaan kemasan jerigen plastik HDPE bekas pakai untuk di daur ulang. 

Dalam implementasinya, Kraft Heinz Food Service Indonesia bekerjasama dengan Waste4Change, perusahaan pengelolaan sampah, serta 12 mitra hotel dan restoran dan juga 2 distributor yang tersebar di area Jakarta. Program Jerrygreen berlangsung selama 12 bulan ke depan dan diharapkan turut mengumpulkan 5 ribu kemasan jerigen plastik HDPE bekas pakai dari produk-produk Heinz ABC untuk di daur ulang, sekaligus mendukung terlaksananya praktik ekonomi sirkular yang optimal.

“Dengan membawa misi Let’s Make Life Delicious, kami berkomitmen terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan menghadirkan dampak positif dimanapun kami beroperasi. Melalui Jerrygreen, kami kembali memperkuat komitmen ini serta melibatkan para mitra bisnis kami untuk bersama-sama membangun sinergi positif bagi lingkungan. Kami harap program ini menjadi awal yang baik dan dapat menginsipirasi terciptanya gerakan yang lebih besar, melibatkan lebih banyak pelaku industri perhotelan, restoran, dan cafe di Indonesia," kata Steven Debrabandere, Managing Director Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea.

baca juga:

Program Jerrygreen akan difokuskan pada upaya peningkatan pengumpulan kemasan jerigen dari produk-produk Heinz ABC yang digunakan oleh para pelaku industri HORECA untuk di daur ulang. Pada tahap awal peluncurannya, mitra hotel dan restoran yang berpartisipasi termasuk di antaranya: Aloft South Jakarta, Aloft Wahid Hasyim, The Mayflower Mariott Executive Apartment, Le Meridien Jakarta, JW Mariott Jakarta, Four Points by Sheraton Thamrin, Ritz-Carlton Mega Kuningan, The Westin Jakarta, Aryaduta Suites Semanggi, Aryaduta Lippo Village, Doner Kebab, dan Abuba Steak.

"Kraft Heinz Food Service Indonesia hadir untuk mengembangkan industri HORECA di Indonesia dan menjadi mitra terpercaya bagi para chef dan pemilik bisnis kuliner, dengan menyediakan berbagai saus dan produk pillihan terbaik dari Brand ABC dan Brand Heinz, untuk mendukung kreativitas terbaik di dapur," kata Joanna Sudharta, Head of Kraft Heinz Food Service Indonesia.

"Kali ini, lewat Program Jerrygreen, kami memperluas peran kami untuk juga berkolaborasi dalam pengelolaan kemasan yang bertanggung jawab menuju lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. Apresiasi kami berikan kepada semua mitra yang sudah bergabung di tahap awal program ini dan kami terus mengundang mitra-mitra kami lainnya untuk bersama-sama menghadirkan dampak positif, bagi bisnis yang berkelanjutan, tapi juga bagi lingkungan kita bersama,” lanjutnya.    

Dalam proses pengumpulan kemasan jerigen plastik HDPE bekas pakai ini, Kraft Heinz Food Service Indonesia juga melibatkan dua mitra distributor, yakni Cahaya Inti Putra Sejahtera & Kartika Distrindo. Kemasan yang terkumpul kemudian akan diambil oleh pihak Waste4Change secara berkala untuk selanjutnya diproses di Rumah Pemulihan Material mereka.

Setelah melalui proses pembersihan dan pemotongan, kemasan ini akan disalurkan kepada mitra pendaur ulang plastik HDPE, PT Elite Recycling Indonesia (PT ERI), untuk diproses menjadi bahan baku daur ulang produk selanjutnya. Pemilihan mitra pendau ulang ini mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya kapasitas teknologi daur ulang yang mumpuni untuk menjaga kualitas material tetap baik, serta proses yang dilakukan secara terstandarisasi dan bertanggung jawab. 

Data SIPSN KLHK RI 2021 menunjukkan bahwa dari 154 kabupaten/kota se-Indonesia, 19,6% sampah dihasilkan dari kawasan perniagaan dan 16 persen dari kawasan pasar tradisional. Demi mendukung terwujudnya program Indonesia Bersih Sampah 2025, KLHK telah mengeluarkan Peraturan Menteri LHK RI no. 75 Tahun 2019 mengenai Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, yang juga mencakup para pelaku usaha di bidang manufaktur, jasa makanan minuman, dan juga ritel.