Entertainment

Dorce Gamalama Sentil Ulama yang Komentari Wasiatnya Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan

Dorce Gamalama merasa kurang menerima dengan penjelasan para ulama.

Dorce Gamalama Sentil Ulama yang Komentari Wasiatnya Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan
Aktris, Dorce Gamalama atau Bunda Dorce, Instagram (Instagram/dorcegamalama)

AKURAT.CO, Dorce Gamalama memberikan pernyataan terkait beberapa ulama yang menerangkan terkait wasiat dirinya ingin dimakamkan sebagai perempuan. 

Melalui akun instagramnya, Dorce mengunggah sebuah video dirinya yang seperti kurang menerima terkait ucapan-ucapan ulama mengenai wasiatnya.

Dorce Gamalama Beri Sentilan Kepada Ulama yang Menerangkan Terkait Wasiat Dirinya Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan - Foto 1
Dorce Gamalama menanggapi terkait penjelasan ulama tentang dirinya yang ingin dimakamkan sebagai Perempuan. (instagram/dg_kcp).

"Kepada kiyai, ustad-ustad yang telah menerangkan keadaan mati saya, siapa yang akan memandikan saya, siapa yang akan mengubur saya, biarkanlah nanti keluarga saya yang mengurusnya, mau kain kafan 7 lapis, mau 8 lapis , berapa lapis saya serahkan kepada yang mengurusnya, mau yang ngurus nanti laki-laki, nanti perempuan, siapa saja boleh," ujar Dorce dalam unggahannya Minggu (30/1).

baca juga:

Lantas, Dorce juga meminta kepada para ulama untuk tidak memberikan komentar yang kurang baik kepada dirinya.

"Kepada kiyai yang udah terkenal sekalipun jangan memberikan komentar yang kurang baik, harusnya anda seorang kiyai memberikan suguhan dan himbauan kepada siapapun, karena saya juga manusia yang punya tanggung jawab untuk hidup dan mati," tuturnya.

Seperti diketahui, Gus Miftah sempat memberikan penjelasan terkait wasiat Dorce Gamalama.

Gus Miftah juga menjelaskan hukum transgender dalam agama Islam. Menurutnya, hanya ada 2 jenis kelamin yang dijelaskan dalam Al-Qur’an.

“Jadi yang pertama, dalam Surat Al Hujurat itu, Allah menciptakan kelamin itu cuma ada dua, jadi jenis laki-laki dan perempuan. Kemudian dalam fiqh itu ada jenis kelamin yang ketiga namanya, Khunsa," jelasnya.

​Kemudian Gus Miftah menjelaskan khunsa yang dimaksud adalah orang yang dalam tanda kutip berjenis kelamin dua, cewek atau cowok.

Gus Miftah juga memberikan contoh pada kasus yang terjadi pada mantan pemain voli Indonesia Aprilia Manganang yang kini sudah mengubah namanya menjadi Aprilio Manganang.

"Persoalannya adalah dia mau dijadikan cewek atau cowok itu harus dengan analisa medis. Tentang anggota TNI yang terbaru itu, Aprilio Manganang. Itu kan yang tadinya dikira cewek tapi ternyata setelah dianalisa medis melalui Pak Kasad waktu itu Bang Andhika ternyata ini cowok gitu. Maka ini yang cewek ditutup yang cowok dipertahankan," jelasnya.

Pria kelahiran 5 Agustus 1981 tersebut menjelaskan jika dalam ilmu fiqh, Dorce Gamalama tetap harus dimakamkan sebagai seorang laki-laki.

“Artinya, pengebumiannya sepanjang yang saya tahu, yaitu kembali ke kodrat asal dulu dia dilahirkan. Artinya kalau dulu dia dilahirkan dalam keadaan laki-laki ya sebaiknya, seyogyanya juga dimakamkan dalam keadaan laki-laki," pungkasnya.​[]