Lifestyle

Dongeng dan Contoh dari Orang Tua Bisa Jadi Sarana Mengajarkan Profil Pelajar Pancasila

Orang tua bisa mengenalkan profil pelajar Pancasila melalui dongen contoh yang diperlihatkan dalam keseharian mereka bersama anak, untuk anak usia dini


Dongeng dan Contoh dari Orang Tua Bisa Jadi Sarana Mengajarkan Profil Pelajar Pancasila
Sejumlah anak mendengarkan dongeng mengenai budi pekerti pada rangkaian Plus Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (4/12/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi  (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, menyampaikan pesan kepada para pelajar agar tidak hanya menghafal enam poin Profil Pelajar Pancasila namun yang terpenting dapat memahami pentingnya untuk menerapkan seluruhnya di dalam kehidupan.

Seperti diketahui, Profil Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama antara lain bertakwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

“Keenam profil pelajar pancasila adalah bekal untuk menggapai cita-cita di masa depan sesuai dengan minat dan potensi adik-adik, sesuai dengan semangat merdeka belajar sekarang tidak ada lagi batasan untuk bermimpi,” ujar Nadiem alam Festival Generasi Pancasila secara virtual, pada Selasa (05/7/2022).

baca juga:

Nadiem juga berpesan kepada para orang tua, agar menjadikan lingkungan rumah sebagai ruang belajar yang aman untuk anak-anak, agar anak terbentuk menjadi profil pelajar Pancasila. 

Oleh karena itu, Nadiem menegaskan bahwa pendidikan karakter profil pelajar Pancasila bukan hanya tugas guru di sekolah, melainkan juga membutuhkan peran keluarga.

"Perilaku yang baik dan sesuai dengan nilai-nilai pancasila itu perlu menjadi kebiasaan, dan kebiasaan itu harus mulai dibangun sejak dini mulai dari rumah,” ucap Nadiem.

Menurut Nadiem, berbagai cara yang menarik bisa jadi sarana mengenalkan enam profil pelajar Pancasila kepada anak usia dini, salah satunya mulai dari melalui cerita dongeng

Pendongeng Iwan Manga membawakan cerita fabel sambil menampilkan gambar ilustrasi, ditemani dengan boneka orangutannya bernama Rangu, sebagai contoh bagaimana orang tua bisa mengajarkan enam profil pelajar Pancasila kepada anak dengan menyenangkan.

Selain dengan cara mendongeng, orang tua juga bisa mengenalkan nilai-nilai Pancasila tersebut melalui contoh yang diperlihatkan dalam keseharian mereka bersama anak. 

Cara tersebut, menurut Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemendikbudristek sekaligus Istri dari Mendikbudristek Nadiem Makarim, Franka Franklin Makarim, merupakan yang paling tepat mengingat usia mereka masih dini.

“Karena anak-anak saya semuanya masih kecil, keenam poin Profil Pelajar Pancasila paling dapat kita tunjukkan dengan cara kasih contoh,” ujar Franka pada kesempatan yang sama.