News

Dokumen 3 Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Belum Lengkap, KPU Beri Tenggat Waktu

Dokumen 3 Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Belum Lengkap, KPU Beri Tenggat Waktu
Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. (AKURAT.CO/Dedi Ermansyah)

AKURAT.CO Enam partai telah dinyatakan lolos verifikasi partai dalam pengecekan kelengkapan berkas melalui aplikasi Sipol KPU. Sementara tiga partai masih harus melengkapi berkas-berkas dokumennya.

Ketua Divisi Bidang Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik mengatakan, pihaknya akan memberikan tenggat waktu kepada partai politik yang belum melengkapi berkas dokumennya.

"Kemarin sore sudah kami sampaikan dari sembilan parpol pendaftar itu ada enam parpol yang kami nyatakan lengkap dokumennya dan selebihnya saat ini yang tiga sedang dalam proses pelengkapan dokumen," kata Idham kepada awak media di depan Kantor KPU, Menteng, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

baca juga:

Lebih lanjut, kata Idham, pihaknya akan memberikan tenggat waktu hingga tanggal 13 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB atau batas akhir masa pendaftaran.

"Kami mendapat info bahwa partai tersebut akan melengkapi dokumennya, dan kami sampaikan tanggal 14 Agustus 2022 jam 23.59 WIB batas akhir masa pendaftaran, dan kami sampaikan sebaiknya sebelum rentang waktu tersebut, " ujar dia. 

Terakhir, Idham menuturkan, apabila ketiga parpol itu belum mampu melengkapi berkas sampai masa pendaftaran berakhir, maka otomatis dinyatakan gugur sebagai calon peserta Pemilu 2024.

"Ya pendaftaran ditutup karena dalam peraturan perundangan-undangan maupun PKPU yang diterbitkan yang namanya pendaftaran parpol itu harus lengkap, dokumennya harus lengkap baru kami bisa lanjutkan ke tahap selanjutnya, (yaitu) verifikasi administrasi," pungkas Idham. 

Sebagai informasi, enam parpol yang telah dinyatakan lolos dalam pengecekan kelengkapan berkas melalui aplikasi Sipol KPU di antaranya PDIP, PKS, PKP, Perindo, Partai NasDem, dan PBB. 

Sementara tiga partai lainnya Partai Reformasi, Partai Rakyat Adil dan Makmur (Prima), dan Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) masih harus melengkapi berkas dokumennya. []