Lifestyle

Doktor Ortopedi Bagikan Cara Pencegahan Cedera Akibat Memakai High Heels

Posisi tidak ergonomis karena penggunaan sepatu high heels, bisa sebabkan cedera. Ini cara pencegahannya


Doktor Ortopedi Bagikan Cara Pencegahan Cedera Akibat Memakai High Heels
Ilustrasi cedera karena memakai heels (Shutterstock)

AKURAT.CO  Berbagai usaha dilakukan untuk bisa berpenampilan menarik, cantik, dan elegan, salah satunya adalah dengan menggunakan sepatu yang memiliki hak tinggi, misalnya high heels.

High heels merupakan jenis sepatu yang paling sering dipilih oleh para wanita. Meskipun kadang terasa tidak nyaman digunakan bahkan bisa menyebabkan cedera.

Pada beberapa profesi yang dijalani perempuan mengharuskan perempuan memakai sepatu hak tinggi atau heels selama berjam-jam, padahal menurut dokter othopedi hal ini bisa mengganggu kesehatan.

baca juga:

Menurut Dokter Spesialis Ortopedi, Aldico Sapardan, bahwa kondisi kaki saat menggunakan heels, tidak berada di posisi ergonomis.

Berdasarkan penjelasan Aldico, posisi ergonomis adalah posisi yang sangat penting untuk tulang belakang dan panggul, paha hingga kaki, sehingga pengguna heels rentan mengalami cedera.

Risiko cedera ini lebih rentan dialami, bagi perempaun yang belum terbiasa menggunakan heels. Khususnya heels yang tingginya lebih dari 5 atau 7 centimeter.

"Resiko cideranya lebih besar, kecuali jika memang penggunanya belum terbiasa," ujar Aldico dalam Pembukaan Klinik Utama JLA di Jakarta Selatan, dikutip pada Minggu (26/6/2022).

Oleh sebab itu, Aldico menyarankan untuk mengistirahat kaki dengan cara melepas sepatu high heels dan melakuakn gerakan streatching atau peregangan setiap 2 jam sekali. Selayaknya peregangan saat terlalu lama duduk berjam-jam di depan komputer.

"Ini karena ototnya tegang semua, terutama pada otot-otot posterior entah betis, paha ataupun pantat akan tegang sehingga akan menyebabkan tubuh kita yang tidak rileks," jelasnya.