News

Dokter Tirta Ungkap Penyebab Gejala Pusing Tiba-tiba Sampai Tubuh Lemas Usai Isoman

Sebagian pasien Covid-19 tetap lemas usai menjalani isolasi mandiri (isoman) atau setelah dinyatakan sembuh.


Dokter Tirta Ungkap Penyebab Gejala Pusing Tiba-tiba Sampai Tubuh Lemas Usai Isoman
Dr. Tirta Mandira Hudhi dukung sepakbola kembali digelar. (Istimewa)

AKURAT.CO, Sebagian pasien Covid-19 tetap lemas usai menjalani isolasi mandiri (isoman) atau setelah dinyatakan sembuh. Hal ini wajar terjadi sehingga tidak perlu panik dalam menyikapinya. 

Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudi menuturkan, tubuh lemas, batuk, mudah capek, pusing secara riba-tiba sampai mual merupakan gejala ringan dan wajar dialami pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. 

"Gejala ini masih ringan. Karena tubuh kalian masih recovery (pemulihan)," kata Tirta sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @tirta_hudhi pada Jumat (30/7/2021).

Tirta menganalogikan bahwa tubuh setelah berperang melawan Covid-19 akan memiliki dampak, misalnya ada sel-sel tubuh yang rusak, terutama di bagian paru-paru. 

"Ya bayangin. Covid kan lagi abis perang ama antibodi kita. Wajar kan banyak sel yang rusak. Dan terutama paru, itu lambat recovernya. Maka masih batuk-batuk. Sambil nunggu bangke-bangke virus disingkirkan, ya makanya kita rasane lemes," paparnya.

Tirta mengatakan, ada beberapa kasus D diner naik drastis akibat terserang virus corona. D dimer  merupakan suatu jenis uji sampel darah di laboratorium yang bertujuan untuk membantu melakukan diagnosis penyakit dan kondisi yang menyebabkan hiperkoagulabilitas, di mana suatu kecenderungan darah untuk membeku melebihi ukuran normal. 

"Makanya kadang mereka mengeluhkan tiba-tiba kaki bengkak, ada yang kesemutan tiba-tiba," katanya.

Lebih lanjut, kata Tirta, jika penyintas Covid-19 masih mengalami gejala sebaiknya menghubungi dokter terkait untuk meminta resep obat. 

"Kalau batuk ya kasih obat pereda batuk. Mual dan asam lambung, kasih obat lambung. Kecuali saturasi gak naik-naik pada pasien covid gejala berat, paru-paru yang kena pneumonia biasa memang lama proses pulihnya. Ada yang fibrosis pula. Maka masih ada sesek-seseklah dikit-dikit," ungkapnya.