Lifestyle

Dokter Reisa Ajak Masyarakat Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Terapkan 3T


Dokter Reisa Ajak Masyarakat Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Terapkan 3T
Dokter Reisa Broto Asmoro (Dokumentasi BNPB)

AKURAT.CO Situasi pandemi COVID-19 di dunia termasuk di Indonesia masih terus berubah dari waktu ke waktu, mulai dari pengembangan penelitian, pengetahuan tentang terapi, perubahan bentuk virus, cara penularan dan cara pencegahan yang efektif.  

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Kepmenkes Nomor HK.01.07/menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 yang telah ditandatangani pada 13 Juli 2020.

Dalam Kepmenkes terdebut, terjadi perubahan dalam menyebut definisi kasus yang berhubungan dengan COVID-19. Kini, Indonesia akan terus menggunakan terminologi baku sesuai yang dipakai oleh seluruh dunia, yaitu menyebut definisi kasus corona dengan sebutan suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi.

"Pemutakhiran, panduan tersebut, semakin menguatkan pelaksanaan arahan presiden, untuk tetap berkonsentrasi dan memassifkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Khususnya, di wilayah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Papua," kata dr. Reisa dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (15/7).

Dokter Reisa mengatakan 3T akan menjadi kunci untuk menurunkan angka kasus positif dan menurunkan angka fatalitas yang disebabkan virus COVID-19. Selain itu, dokter Reisa juga menambahkan 3 jurus jitu guna melandaikan kurva transmisi penyebaran COVID-19, berikut diantaranya:

1. Jaga jarak aman, pastikan kita berjarak 1-2 meter dari orang lain terutama bila berada di kerumunan. Hal ini sangat efektif menghindari tertular dan menulari COVID-19.

2. Pakai masker dengan benar dan disiplin, dimanapun kita berada di ruang publik, hindari mengeluarkan droplet dan terkena droplet atau percikan buliran ketika bicara, batuk dan bersin, dari dan kepada orang lain.

Sukseskan gerakan masker dengan membawa beberapa masker untuk kita berganti minimal setiap 4 jam sekali atau kalau sudah basah dan lembab dan untuk ditawarkan pada orang lain jika mereka tidak membawa.

3. Cuci tangan, ini sangat ampuh untuk mematikan virus karena lemak sabun akan membunuh virus dan jenis kuman lainnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik, dan ikuti anjuran tahapannya agar tangan benar benar bersih maksimal.

"Mari dukung 3T yang dikeluarkan oleh pemerintah dan lakukan 3 Jurus Jitu diatas sebagai bukti kita saling bergotong royong,berkolaborasi  dan bersatu untuk melawan COVID-19," ajak dr. Reisa.

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu