News

Doa Ulama Banten Mengalir Saat Kapolri Resmikan Bangunan Baru Pondok Pesantren Bersejarah

Perkembangan Pondok Pesantren Salafiyah Tajul Falah tidak terlepas dari kontribusi Listyo Sigit Prabowo.


Doa Ulama Banten Mengalir Saat Kapolri Resmikan Bangunan Baru Pondok Pesantren Bersejarah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Istimewa)

AKURAT.CO, Pondok Pesantren Salafiyah Tajul Falah yang berdiri sejak 1940 di Desa Sipayung, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi saksi sejarah dalam perjuangan bangsa ini menuju gerbang kemerdekaan. Sebagai salah satu lembaga pendidikan agama tertua di Banten, pondok pesantren yang awalnya berdiri dengan dinding bilik bambu tersebut, telah mencetak alumni sekitar 2150 santri.

Pondok pesantren yang didirikan oleh Almarhum Abuya Umar yang diteruskan ke KH. Cece Asasudi dan kini pimpin oleh KH Muhamad Suryana. 81 tahun sudah pondok ini berdiri. Banyak juga alumni yang kini ikut mendirikan pondok pesantren didaerahnya masing-masing, hingga menjadi pejabat.

Seiring berjalannya waktu, pondok seluas 9000 meter ini terus mengalami peningkatan. Semua itu tak terlepas dari kontribusi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo semenjak menjabat Kapolda Banten.

Gedung tiga lantai yang diperuntukan untuk asrama putri, kamar dan perpustakaan itu, diresmikan langsung Kapolri pada 10 April 2021 di Pondok Pesantren Salafiyah Tajul Falah. Ucapan terima kasih hingga doa dari para alim ulama dan tokoh Banten pun langsung mengalir untuk kapolri.

Pimpinan Ponpes Salafiyah Tajul Falah KH. Muhamad Suryana mengucapakan rasa syukurnya atas kehadirian orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut. Terlebih, bukan hanya hadir dalam peresmian saja, beliau memang dikenal dekat dengan ulama saat masih menjabat Kapolda Banten dan dikenal dermawan dalam membantu pendidikan.

"Saya berikut pengurus pondok, santri, hingga alumni mengucapkan terima kasih kepada kapolri, atas tenaga, harta dan waktunya untuk membantu pembangunan pondok ini," kata KH. Muhamad Suryana.

Tak hanya itu, peresmian pun diisi dengan santunan anak yatim serta bantuan sosial (baksos) kepada korban banjir 2020 silam, dan penyerahan kitab kuning tafsir munir dari kapolri ke Pondok Pesantren Salafiyah Tajul Falah.

Dalam penyerahan tersebut, penerima kitab secara simbolis dari perwakilan alumni yakni, KH Sarhani merasa bersyukur mendapat kitab tersebut. Kitab itu merupakan karangan seorang imam besar Masjidil Kharam yakni Syekh Nawawi al Bantani.

Terlebih, kitab tersebut memang sangat bermanfaat digunakan di bulan suci ramadhan.

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu