Rahmah

Doa Supaya Bebas dari Penyakit Lumpuh

Beritahu agar orang tua Anda mengamalkan doa ini


Doa Supaya Bebas dari Penyakit Lumpuh
Ilustrasi lumpuh (freepik.com)

AKURAT.CO Lumpuh adalah salah satu penyakit yang ada pada orang yang sudah tua. Penyakit ini tidak diinginkan oleh siapapun, karena sungguh-sungguh menyiksa.

Orang yang memiliki penyakit lumpuh tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari layaknya orang lain. Ia terpaksa harus diam diri di rumah tanpa bisa melakukan apapun. Masya Allah.

Syaikh Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, menyebutkan keterangan tentang amalan agar manusia terbebas dari penyakit lumpuh, sebagai berikut:

baca juga:

دعاء قبيصة بن المخارق إذ قال لرسول الله صلى الله عليه وسلم علمني كلمات ينفعني الله عز وجل بها فقد كبر سني وعجزت عن أشياء كثيرة كنت أعملها فقال صلى الله عليه وسلم أما لدنياك فإذا صليت الغداة فقل ثلاث مرات سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم لا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم فإنك إذا قلتهن أمنت من الغم والجذام والبرص والفالج وأما لآخرتك فقل اللهم أهدني من عندك وأفض علي من فضلك وانشر علي من رحمتك وأنزل علي من بركاتك

Artinya: "Doa Qabishah bin Al-Mukhariq, ketika dia berkata kepada Rasulullah Saw; Ajarkanlah kepadaku kalimat-kalimat yang mana Allah akan memberi manfaat kepadaku denganya. Sungguh murku telah tua dan aku lemah dari banyak hal yang dulu aku lakukan. Maka Rasulullah Saw bersabda; Adapun untuk duniamu, apabila kamu telah shalat Shubuh, maka ucapkanlah tiga kali, ‘Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘adziim, laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim. Apabila kamu mengucapkannya, maka kamu aman dari sedih, kusta, sopak dan lumpuh. Adapun untuk akhiratmu, maka ucapkanlah; Allohummahdinii min ‘indika wa afdhi ‘alayya min fadhlika wansyur ‘alayya min rohmatika wa anzil ‘alayya min barokaatika."

Dari keterangan di atas, agar selamat dari penyakit lumpuh dan lainnya, amalkan dzikir dan doa yang diajarkan oleh Nabi Saw kepada Qabishah bin Mukhariq setiap selesai melaksanakan shalat Shubuh. 

Dzikir dan doa dimaksud sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ اْلعَظِيْمِ لاَ حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘adziim, laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

Artinya: "Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung. Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Luhur dan Maha Agung."

Dzikir di atas dibaca sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan membaca doa berikut: