Rahmah

Doa Sebelum dan Setelah Hubungan Intim

Baca ini agar saat berhubungan intim tidak diganggu jin


Doa Sebelum dan Setelah Hubungan Intim
Hubungan seksual suami istri (Freepik)

AKURAT.CO Setiap pasangan suami istri melakukan hubungan intim dengan niat agar bisa mendapatkan keturunan. Keturunan yang didambakan adalah keturunan yang saleh dan salehah serta bisa berbakti dengan kedua orang tuanya.

Islam memberikan panduan terbaik dalam hal positif apapun yang dilakukan oleh umatnya, termasuk saat akan melakukan hubungan intim. Selain menganjurkan waktu-waktu yang baik, juga memberikan panduan doa bagi mereka yang sudah berstatus sebagai suami istri dan akan melakukan hubungan intim.

Berikut doa-doa yang diajarkan oleh Islam bagi pasangan suami dan istri yang akan melakukan hubungan intim. Doa-doa ini penting agar mereka dijaga dari gangguan jin dan setan. Selain itu agar diberikan anak dan keturunan yang saleh dan salehah.

Doa Sebelum Berhubungan Intim:

Syekh Abdul Qadir al-Jailani dalam Al-Ghuniyah li Thalibi Thariqil Haqqi Azza wa Jalla fil Akhlaq wat Tashawwuf wal Adabil Islamiyah, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah, tahun 1997 M/1417 H, juz I, halaman 103. Doa tersebut adalah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِيْ

Bismillâhil ‘aliyyil ‘azhîm. Allâhummaj‘alhu dzurriyyatan thayyibah in qaddarta an takhruja min shulbî. Allâhumma jannibnis syaithâna wa jannibis syaithâna mâ razaqtanî.

Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Tuhanku, jadikanlah ia keturunan yang baik bila Kau takdirkan ia keluar dari tulang punggungku. Tuhanku, jauhkan aku dari setan, dan jauhkan setan dari benih janin yang Kauanugerahkan padaku.

Doa Setelah Melakukan Hubungan Intim:

Di samping itu kita dianjurkan untuk berdoa setelah jimak sebagaimana disinggung oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Al-Ghuniyah li Thalibi Thariqil Haqqi Azza wa Jalla, juz I, halaman 103.

 بِسْمِ اللهِ الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصَهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا  

Bismillah. Alhamdulillâhilladzî khala minal mâ’i basyarâ, faja‘lahû nasaban wa shahrâ, wa kâna rabbuka qadîrâ.