Rahmah

Doa KH Nasaruddin Umar di Malam Maulid Nabi: Ya Allah, Bantulah Kami untuk Menyelesaikan Seluruh Urusan Kami

KH Nasaruddin Umar membaca doa penutupan acara Maulid Akbar yang diselenggarakan PBNU.


Doa KH Nasaruddin Umar di Malam Maulid Nabi: Ya Allah, Bantulah Kami untuk Menyelesaikan Seluruh Urusan Kami
KH Nasaruddin Umar (YouTube TV NU)

AKURAT.CO  Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof KH Nasaruddin Umar mendoakan agar masyarakat Indonesia terhindar dari musibah dan segalam macam malapetaka. Doa tersebut disampaikan KH Nasaruddin Umar saat penutupan acara Maulid Akbar yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Masjid Istiqlal, Selasa (19/10/2021).

Berikut doa yang dibaca KH Nasaruddin Umar:

Ya Allah, Ya Afuw

Malam ini hambaMu dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, bersimpuh di hadapanMu dirumahMu yang mulia ini untuk memperingati maulid junjungan kami Nabiyuna Muhammad SAW sekaligus bermunajat bersama agar segenap warga bangsa kami terhindar dari musibah dan malapetaka yang lebih besar. 

Harapan kami semua disini tiada lain kecuali memohon ampunan, bimbingan dan pertolongan.

Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim

Ajarilah hambaMu agar bukan hanya pandai mensyukuri nikmat, tetapi juga pandai bersabar terhadap cobaan. Bukan hanya mampu bersikap ikhlas, tetapi juga mampu bersikap istiqomah. 

Bukan hanya mampu bersikap kritis, tetapi juga bisa bersikap santun. Bukan hanya berani melakukan kebenaran, tetapi juga takut melakukan pelanggaran. 

Bukan hanya pandai melihat kelemahan orang lain, tetapi juga pandai melihat kelemahannya sendiri. Bukan hanya mampu bicara banyak, tetapi juga mampu berbuat banyak. Bukan hanya mampu menjadi orang pintar (Alim), tetapi juga mampu menjadi orang bijak (Arif). 

Bukan hanya mampu mengetahui apa yang diamalkannya, tetapi juga mengamalkan apa yang diketahuinya. Bukan hanya bisa menjadi pemimpin yang baik, tetapi juga mampu menjadi rakyat yang baik. 

Bukan hanya mampu menjadi orang baik, tetapi juga mampu mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.

Ya Allah, Ya Ghafur

Kami mohon pengampunan, karena dihadapan kami ada orang lemah membutuhkan bantuan, tidak kami bantu. 

Ada orang dizalimi memohon perlindungan, tidak kami lindungi. 

Ada orang susah meminta bantuan, tidak kami hiraukan. 

Ada orang meminta maaf, tidak kami maafkan. 

Ada suguhan maksiat, tidak kami tolak. 

Di dalam diri kami ada haknya orang lain, tidak kami penuhi. 

Dipundak kami ada kewajiban terhadapMu dan terhadap orang lain, tidak kami penuhi. 

Kepada kami ada orang yang berbuat baik, tidak kami berterimakasih kepadanya. 

Di dalam benak kami ada aibnya orang lain, tidak kami sembunyikan. 

Dan di dalam diri kami ada kebaikan orang lain, tidak kami hargai.

Ya Allah Ya Hadi Ya Wahhab

Masih panjang jalan yang harus kami tempuh. 

Masih besar tantangan yang kami hadapi. 

Masih beragam hambatan yang harus kami lalui dan masih banyak tanggungjawab yang kami harus emban. 

Berikanlah kekuatan kepada kami semua yang hadir dalam kesempatan ini maupun melalui zoom untuk mengemban amanahMu. 

Ya Allah, bantulah kami untuk menyelesaikan seluruh urusan kami. 

Angkatlah seluruh persoalan-persoalan kami, baik sebagai individu, keluarga maupun sebagai warga bangsa.

Ya Allah Ya Halim

Sepenuhnya kami serahkan diri ini kepadaMu ya Allah, tuntutlah kami, genggamlah kami, dan jangan pernah Engkau melepaskan kami lagi menjadi umat dan hamba yang liar seperti dahulu kala. 

Sungguh nikmat dan sungguh tenang hati ini berada di hadapanMu di dalam genggamanMu. 

Berikanlah kekuatan cinta yang sangat dalam dan lebih mendalam lagi kepada junjungan kami Nabiyuna Muhammad SAW. 

Semoga dengan peringatan Maulid yang sungguh sangat berbahagia pada malam ini dihadiri oleh bapak Wakil Presiden Republik Indonesia dan jajaran lengkap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kami mohon berkatmu Ya Allah. 

Semoga kami pulang dari tempat ini Engkau anugerahkan kepada kami perubahan besar untuk menjadi Khaira Ummah untuk menjadi Insan Kamil. []