Doa untuk Keselamatan Negeri dari Para Koruptor dan Pejabat Rakus

AKURAT.CO Korupsi adalah salah satu penyakit sosial paling berbahaya bagi sebuah negeri. Tidak hanya merugikan negara secara materi, tetapi juga merusak tatanan moral, keadilan, dan masa depan generasi bangsa.
Para koruptor dan pejabat rakus yang lebih mementingkan kekayaan pribadi dibanding amanah rakyat sesungguhnya telah mengkhianati kepercayaan publik dan melanggar nilai-nilai agama.
Dalam Islam, korupsi dikenal sebagai bentuk khianat terhadap amanah. Al-Qur’an mengingatkan: “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat lagi bergelimang dosa.” (QS. An-Nisa: 107).
Karena itu, umat Islam dituntut tidak hanya menolak korupsi dalam tindakan, tetapi juga senantiasa berdoa agar negeri ini terjaga dari kerusakan yang ditimbulkan oleh tangan-tangan kotor para perusak bangsa.
Baca Juga: Doa Hari Libur, agar Hati Tetap Teguh dengan Iman dan Takwa
Doa yang bisa dipanjatkan untuk keselamatan negeri dari para koruptor dan pejabat rakus adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا مِنْ كُلِّ فَسَادٍ وَمَكْرٍ، وَاصْرِفْ عَنَّا الْبُغَاةَ وَالظَّالِمِينَ، وَاكْشِفْ سِتْرَ الْمُفْسِدِينَ، وَاهْدِ وُلَاةَ أُمُورِنَا لِلْحَقِّ وَالْعَدْلِ، وَاجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا تَحْتَ رَحْمَتِكَ
Artinya: “Ya Allah, lindungilah negeri kami dari segala bentuk kerusakan dan tipu daya, jauhkanlah kami dari para pembangkang dan orang-orang zalim, bukalah kedok para perusak, tunjukilah para pemimpin kami kepada kebenaran dan keadilan, serta jadikanlah negeri ini aman dan tenteram di bawah rahmat-Mu.”
Doa ini bisa dibaca secara pribadi setelah shalat, ataupun bersama-sama dalam majelis doa. Harapannya, Allah SWT menjaga negeri dari dampak buruk keserakahan dan menguatkan masyarakat untuk tetap berpegang pada nilai kejujuran serta amanah.
Selain doa, tentu diperlukan ikhtiar nyata untuk melawan korupsi. Pendidikan kejujuran sejak dini, penguatan moral, serta keberanian dalam menolak praktik suap dan penyalahgunaan wewenang adalah langkah-langkah penting agar doa tersebut selaras dengan tindakan.
Baca Juga: Doa saat Liburan di Hari Minggu, agar Dilindungi dari Kejahatan
Negeri yang selamat bukan hanya karena doa yang dipanjatkan, tetapi juga karena masyarakatnya bersatu menjaga integritas.
Doa menjadi penguat spiritual, sementara amal nyata menjadi wujud nyata kecintaan terhadap tanah air. Dengan keduanya, bangsa akan lebih terlindungi dari kehancuran akibat para koruptor dan pejabat rakus.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









