Rahmah

Doa Bila Anda Merasa Pesimis dan Putus Asa, Agar Kembali Semangat dan Penuh Gairah!

Doa Bila Anda Merasa Pesimis dan Putus Asa, Agar Kembali Semangat dan Penuh Gairah!
Ilustrasi berdoa (Simvolmagii)

AKURAT.CO Manusia adalah makhluk yang lemah, yang seringkali mengalami keletihan dan lelah setiap menjalankan suatu hal dan belum mengalami keberhasilan. Pada titik ini seringkali sebagian manusia pesimis dan putus asa.

Memang bisa dikatakan sebagai hal yang wajar, karena manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Yang penting, keadaan ini jangan sampai membuatnya lupa dengan Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Kuasa.

Allah dalam salah satu ayat Al-Qur'an berfirman:

baca juga:

قَا لُوْا بَشَّرْنٰكَ بِا لْحَـقِّ فَلَا تَكُنْ مِّنَ الْقٰنِطِيْنَ {٥٥} قَالَ وَمَنْ يَّقْنَطُ مِنْ رَّحْمَةِ رَبِّهٖۤ اِلَّا الضَّآ لُّوْنَ {٥٦}

Artinya: "(Mereka) menjawab: “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa.” Ibrahim berkata: “Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat.” (QS. Al-Hijr: 55-56).

Dalam ayat Al-Qur'an yang lain Allah juga menegaskan bahwa rahmat-Nya lebih besar dibanding apapun. Ia berfirman:

وَرَحْمَتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۗ فَسَاَ كْتُبُهَا لِلَّذِيْنَ يَتَّقُوْنَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَا لَّذِيْنَ هُمْ بِاٰ يٰتِنَا يُؤْمِنُوْنَ ۚ

Artinya: “Dan rahmatKu meliputi segala sesuatu. Maka, akan Aku tetapkan rahmatKu bagi orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.” (QS. Al-A’raf: 156).

Terkait keadaan manusia yang seringkali berputus asa, Syaikh Ahmad bin Muhammad ‘Ayyad Al-Syadzili berkata demikian:

من كلامه الذي كان يعلمه لأصحابه لضيق الحال: يَا وَاسِعُ يَا عَلِيْمُ يَا ذَا اْلفَضْلِ اْلعَظِيْمِ إِنْ تَمْسَسْنِيْ بِضُرٍّ فَلاَ كَاشِفَ لَهُ إِلاَّ أَنْتَ وَإِنْ تُرِدْنِيْ بِخَيْرٍ فَلاَ رَادَّ لِفَضْلِكَ تُصِيْبُ بِهِ مَنْ تَشَاءُ مِنْ عِبَادِكَ، وَأَنْتَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Artinya: "Sebagian dari doa yang diajarkan Syaikh Abu Al-Hasan Al-Syadzili kepada sahabatnya untuk situasi sulit adalah; Yaa waa-si’u yaa ‘aliimu yaa dzal fadhlil ‘adziim. In tamsasnii bi dhurrin falaa kaasyifa lahuu illaa anta wa in turidnii bi khoirin falaa roodda li fadhlika tushiibu bihii man tasyaa-u min ‘ibaadika wa antal ghafuurur rohiim."

Doa yang diajarkan oleh Syaikh Abu Al-Hasan Al-Syadzili kepada para sahabatnya ketika mereka sedang mengalami situasi sulit ataupun putus asa adalah sebagai berikut: