News

DLH: Sampah di Pesaman Awal Ramadan Meningkat 20 persen

DLH mencatat produksi sampah warga di awal Ramadhan meningkat diperkirakan mencapai 20 persen


DLH: Sampah di Pesaman Awal Ramadan Meningkat 20 persen
Warga saat bermain di pinggir laut yang penuh dengan sampah plastik di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu (3/4/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat produksi sampah warga di awal Ramadan meningkat diperkirakan mencapai 20 persen.

"Benar, jumlah produksi sampah warga meningkat diperkirakan mencapai 20 persen, namun untuk berapa volume sampah belum diketahui sebab belum mempunyai alat timbang sampah," kata Kabid Kebersihan dan Pertamanan Yusrizal, Dinas Lingkungan Hidup dan Kawasan Permukiman Pasaman di Lubuk Sikaping, Senin, (19/4/2021).

Meningkatnya volume sampah warga disebabkan masyarakat banyak konsumsi makanan dan minuman di saat berbuka puasa.

Ia mengatakan jenis sampah warga itu yakni berupa kelapa muda, plastik nasi bungkus, plastik es dan lainnya.

Sampah warga diantarkan oleh para petugas kami ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan menggunakan mobil truk sampah dan becak motor (betor) pengangkut sampah.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) itu letaknya di Puncak Labuan, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman. 

"Adapun kendala kami yakni kekurangan kontainer atau tempat pembuangan sampah sementara sebanyak enam buah," ujarnya

Sehingga dengan adanya kontainer itu mempermudah para petugas dalam membawa sampah.

Ia menjelaskan untuk solusi mengurangi volume sampah, pihaknya telah bekerja sama dengan pengelola Bank Sampah yang tersebar di 12 Kecamatan.

Ia menghimbau kepada masyarakat bahwa untuk meletakkan sampah di luar rumah pada pukul 05.00 WIB - 09.00 WIB. Lewat dari pukul 09.00 WIB, sampah disimpan tempat yang aman dan diletakkan esoknya.[]

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu