News

DKI Jakarta Mulai Hari Ini Terapkan Sekolah Tatap Muka 50%

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, kebijakan diganti PTM 50 persen mulai diberlakukan sejak hari ini.


DKI Jakarta Mulai Hari Ini Terapkan Sekolah Tatap Muka 50%
Seorang siswi memakai cairan pembersih tangan saat uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 pagi, Jakarta, Rabu (7/4/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di DKI Jakarta tidak semerta-merta dihentikan, melainkan kuotanya yang dikurangi menjadi 50 persen. Kebijakan itu dilakukan seiring melonjaknya angka kasus Covid-19 di kawasan Ibu Kota.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, kebijakan diganti PTM 50 persen mulai diberlakukan sejak hari ini. Hal itu ia sampaikan berdasarkan hasil diskusi dengan pemerintah pusat bahwa diputuskan akan dilakukan pengurangan separuh kapasitas untuk masa percobaan.

"Hasil diskusi rundingan dengan pemerintah pusat akhirnya diputuskan kami sudah bersurat juga komunikasikan juga diputuskan 50 persen. Kita akan coba dulu, mulai hari ini," ucap Riza, Jumat (4/2/2022).

baca juga:

Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II Masuduki mengatakan bahwa kebijakan itu didasarkan pada Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi.

"Sudah 50 persen mulai hari ini. Bergantian, jadi minggu pertama, misal 15 orang, minggu kedua 15 orang per kelas," kata Masduki.

Berdasarkan diskresi yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Pemkot Jakarta Barat kembali melakukan pembatasan PTM seperti sebelumnya. Nantinya, siswa yang tidak mengikuti PTM akan melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring.

"Kalau yang terpapar kan sekolahnya di-lockdown. Begitu masuk langsung terapkan 50 persen," sahut Masduki

Ia memastikan pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat selama PTM 50 persen berlangsung. Pihaknya juga akan memantau kondisi kesehatansetiap siswa setelah mengikuti PTM di sekolah.

Sebelumnya, Usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar Satgas COVID-19 menyetop pembelajaran tatap muka (PTM) ditolak pihak Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves).