News

DKI Jakarta Kembali Terapkan PPKM Level 3, Begini Aturan Barunya

Aturan dan ketentuan harus ditaati masyarakat mulai 14 hingga 20 September 2021


DKI Jakarta Kembali Terapkan PPKM Level 3, Begini Aturan Barunya

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 3. Terdapat sejumlah aturan dan ketentuan yang harus ditaati masyarakat mulai 14 hingga 20 September 2021.

Kebijakan PPKM level 3 itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019 sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Keputusan Gubernur tersebut, tercantum bahwa selama masa PPKM Level 3, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap atau hingga dua dosis.

Namun bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang tiga bulan pasca terkonfirmasi Covid-19 dilakukan pengecualian dengan menunjukkan bukti hasil laboratorium. Pengecualian juga berlaku bagi warga yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun.

Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan oleh PeduliLindungi.id, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Berikut ini pembatasan yang diterapkan dalam perpanjangan PPKM Level 3 di DKI:

1. Kegiatan pada tempat kerja/perkantoran

- Sektor non-esensial:

Work From Home (WFH) sebesar 100% (seratus persen);