Ekonomi

DJP Sepakati Integrasi Data Perpajakan dengan 3 BUMN Operator Pelabuhan

DJP Kemenkeu menyepakati integrasi data perpajakan dengan operator pelabuhan Pelindo I, Pelindo II, dan Pelindo IV.


DJP Sepakati Integrasi Data Perpajakan dengan 3 BUMN Operator Pelabuhan
Ilustrasi Pajak (BIMBINGISLAM.COM)

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyepakati integrasi data perpajakan dengan operator pelabuhan Pelindo I, Pelindo II, dan Pelindo IV untuk mendorong kepatuhan maupun kewajiban perpajakan.

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo di Jakarta, Selasa (10/11/2020) menyatakan penguatan ini merupakan lanjutan dari kesepakatan serupa dengan Pelindo III yang sudah dilakukan pada 17 Juli 2020.

Suryo menjelaskan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari program bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN untuk meningkatkan tata kelola perusahaan BUMN khususnya dalam hal transparansi perpajakan.

Ia menambahkan upaya tersebut dapat menjadi contoh bagi sektor korporasi di Indonesia sekaligus meningkatkan efektivitas dan efisiensi administrasi perpajakan.

"Integrasi data merupakan bagian dari strategi kepatuhan berbasis kerja sama yang menekankan sinergi dan upaya bersama otoritas dan wajib pajak untuk memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," ujarnya dilansir dari Antara.

Ia mengatakan transparansi perpajakan ini membawa manfaat nyata bagi wajib pajak yaitu menurunkan beban kepatuhan dan risiko pemeriksaan atau sengketa yang seringkali merupakan proses panjang dan mahal.

"Selama ini, risiko pemeriksaan atau sengketa sering mengalihkan sumber daya perusahaan dari aktivitas produktif," kata Suryo.

Sementara itu, integrasi data memberikan manfaat bagi DJP yaitu mendapatkan akses terhadap data keuangan wajib pajak serta data transaksi wajib pajak dengan pihak ketiga.

"Dengan adanya data ini maka DJP dapat melakukan penelitian dan pengujian kepatuhan secara elektronik sehingga dapat mengurangi beban administratif terkait pemeriksaan dan juga potensi terjadinya keberatan dan banding," ujarnya.

Sumber: Antara