Ekonomi

DJP bekerjasama dengan Startup Pajakind Sosialisasi Pajak ke UMKM

DJP bekerja sama dengan Pajakind telah menyelenggarakan “Webinar Edukasi Perpajakan” membahas tentang Implementasi PP No.23 Tahun 2018

DJP bekerjasama dengan Startup Pajakind Sosialisasi Pajak ke UMKM
Webinar Edukasi Perpajakan diselenggarakan DJP bekerjasama dengan Pajakind, Selasa 20 September 2022. (AKURAT.CO/Gianto)

AKURAT.CO Pertumbuhan ekonomi nasional cukup menggeliat belakangan ini sehingga sektor perpajakan juga menunjukkan hasil yang positif. Menurut data Kementerian Keuangan, penerimaan pada pada semester pertama tahun 2022 saja sudah tumbuh 55,7%.

Untuk lebih mengoptimalkan pertumbuhan penerimaan pajak sampai akhir tahun ini, tentu dibutuhkan banyak upaya khususnya dengan melakukan edukasi perpajakan. Untuk kesekian kalinya, Selasa 20 September 2022 kemarin, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bekerja sama dengan Pajakind menyelenggarakan “Webinar Edukasi Perpajakan” yang membahas tentang Implementasi PP No.23 Tahun 2018 (Pajak UMKM) pasca berlakunya UU Ciptaker dan UU HPP. 

Kegiatan dilakukan secara daring dan diikuti lebih dari 600 peserta dari berbagai penjuru tanah air dari mulai Aceh, Gorontalo, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Barat, Maluku dan lain- lain. Para peserta sangat antusias mengikuti acara webinar, terbukti dengan banyaknya peserta dan juga pertanyaan yang diajukan.

baca juga:

Kegiatan  ini tentu sangat dinanti oleh masyarakat luas dan wajib pajak khususnya UMKM karena mereka bisa langsung mendengar paparan dari ahlinya yaitu para tenaga penyuluh dari Direktorat Jenderal Pajak dan juga bisa menyampaikan pertanyaan apabila ada yang perlu ditanyakan.

Acara dimulai dengan sambutan dari pihak Pajakind dan juga Direktorat Jenderal Pajak kemudian penyampaian materi oleh Tim Penyuluh dari Direktorat Jenderal Pajak dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Dalam sambutannya, CEO Pajakind, M. Arif R. Said Putra menyampaikan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian kita dan sudah sewajarnya mendapatkan insentif dan dispensasi di bidang pajak agar UMKM bisa terus tumbuh dan berkembang di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi ini.

Arif juga juga menyampaikan bahwa Pajakind akan terus berkolaborasi dengan DJP dan juga pihak- pihak lain dalam rangka mencapai visi perusahaan yakni menjadi mitra terpercaya wajib pajak/ masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya dan memperoleh hak- haknya, serta mitra terpercaya pemerintah dalam upaya meningkatkan penerimaan negara karena pajak merupakan tulang punggung APBN kita dan sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.

PajakInd sendiri merupakan aplikasi bidang perpajakan berbasis mobile apps pertama di Indonesia. Saat ini user PajakInd mencapai 300 ribu lebih yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. PajakInd mempunyai fitur-fitur yang bisa membantu masyarakat atau wajib pajak dalam memahami dan memenuhi kewajiban perpajakannya.

Misalnya berita perpajakan terkini, simulasi untuk menghitung PPh Pasal 21 dan Pajak Impor, Update Kurs setiap minggu sesuai PMK, pembuatan e-billing untuk membayar pajak, hingga konsultasi online melalui chat maupun video call dengan konsultan pajak berpengalaman.Wajib pajak juga dapat menggunakan konsultasi dan pendampingan offline dengan konsultan pajak bersertifikasi.