Olahraga

Djokovic Isyaratkan Diizinkan Main di Australia Terbuka 2023

Djokovic Isyaratkan Diizinkan Main di Australia Terbuka 2023
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic, berharap bisa bermain di Australia 2023. (TWITTER/ATP)

AKURAT.CO, Mantan petenis ranking satu dunia, Novak Djokovic, memberikan sinyal positif bahwa ia akan tampil di Australia Terbuka tahun depan. Sinyalemen ini menandakan kembalinya Djokovic ke Australia setelah pengalaman kurang menyenangkan dideportasi pada Februari lalu karena menolak divaksinasi Covid-19.

Februari lalu, Djokovic harus ditahan dan dua kali mengikuti sidang pencabutan visanya menjelang Australia Terbuka 2022. Ia memenangi sidang pertama namun sidang kedua berakhir dengan pendeportasian petenis asal Serbia tersebut setelah imigrasi Australia memenangi persidangan.

“Ketika sampai ke urusan Australia, ada beberapa tanda positif, tetapi tidak resmi. Kami berkomunikasi melalui pengacara saya di Australia. Bahkan, mereka berkomunikasi dengan otoritas yang bertugas untuk kasus saya,” kata Djokovic sebagaimana dipetik dari The Guardian.

baca juga:

Djokovic jelas tak akan bisa melewatkan Australia Terbuka karena turnamen itulah yang paling banyak menyumbangkan trofi dari 21 gelar grand slamnya. Djokovic mengumpulkan sembilan trofi dari turnamen grand slam awal musim tersebut.

“Saya benar-benar ingin pergi ke sana, saya sudah selesai dengan apa yang terjadi tahun lalu dan saya hanya ingin bermain tenis, itu yang bisa saya lakukan sebagai yang terbaik,” kata Djokovic.

“Australia selalu menjadi tempat di mana saya memainkan tenis terbaik saya, hasilnya berbicara dengan sendirinya, jadi saya selalu termotivasi ekstra untuk pergi ke sana. Kali ini juga begitu. Saya berharap jawaban positif.”

Djokovic sendiri saat ini masih menjalani sanksi tiga tahun tak diizinkan masuk ke Australia. Ia juga sadar bahwa statusnya yang belum divaksinasi menyulitkannya masuk ke negara-negara tertentu namun tahun depan ia yakin Australia memberinya peluang.

“Kali ini saya menunggu izin lagi. Adalah hal yang baik bahwa mereka kini membuka perbatasan untuk warga asing yang belum divaksinasi masuk ke Australia,” ucap Djokovic.

“Saya pernah dilarang, tetapi saya berharap itu dicabut. Sebagaimana yang saya katakan, itu bukan di tangan saya, saya berharap orang-orang dalam Pemerintah Australia akan memberikan jawaban positif, itu saja.”

Australia Terbuka tahun depan akan digelar pada 16-29 Januari 2023. Djokovic berpeluang menyamai rekor 22 gelar grand slam milik Rafael Nadal jika menang di kejuaraan tersebut.[]