Olahraga

Djokovic: Golden Slam? Tak Ada yang tak Mungkin!

Usai menjuarai Roland Garros, Novak Djokovic kini menatap medali emas Olimpiade Tokyo 2020 untuk meraih Golden Slam.


Djokovic: Golden Slam? Tak Ada yang tak Mungkin!
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic, ketika merayakan kemenangannya atas Stefanos Tsitsipas di final Prancis Terbuka 2021 di Paris, Prancis, Minggu (13/6).

AKURAT.CO, Keberhasilan Novak Djokovic mengalahkan Stefanos Tsitsipas di final Prancis Terbuka 2021 menunjukkan bahwa “mesin ambisi” yang bersemayam dalam diri petenis asal Serbia itu masih berderu dengan kencang.

Kini, Djokovic menatap dua gelar grand slam tersisa plus medali emas untuk merebut “Golden Slam”. Golden Slam adalah istilah yang merujuk pada satu petenis yang bisa meraih empat gelar grand slam plus olimpiade.

“Saya sudah menempatkan diri saya dalam posisi yang baik untuk (meraih) Golden Slam,” kata Djokovic sebagaimana dipetik dari BBC. “Semuanya memungkinkan. Saya sudah meraih banyak hal yang bagi banyak orang tidak bakal mungkin untuk saya raih.”

Olimpiade memang merupakan arena yang belum ramah bagi Djokovic sebagai salah satu petenis dengan grand slam terbanyak sepanjang sejarah. Tiga kali berpartisipasi sejak Beijing 2008, capaian tertinggi Djokovic adalah perunggu di olimpiade debutnya.

Di London 2012 Djokovic tersingkir oleh atlet tuan rumah sekaligus rival “empat besarnya”, Andy Murray. Di tahun itu, Murray juga menyelesaikan kejuaraan dengan medali emas.

Empat tahun kemudian di Rio De Janeiro lebih buruk lagi. Djokovic tersingkir di putaran perdana oleh lawan asal Argentina, Juan Manuel Del Potro, yang akhirnya kalah di final oleh Murray yang meraih gelar back-to-back.

Di generasinya, Djokovic berpeluang menyamai pencapaian Rafael Nadal dan Serena Williams yang lebih dulu meraih Golden Slam. Nadal mencapainya dengan meraih emas di Beijing 2008 sementara Serena menjadi juara di tiga edisi pada Sidney 2000, Beijing 2008, serta London 2012.

Selain itu, dengan bekal gelar Australia Terbuka serta Prancis Terbuka tahun ini, Djokovic berpeluang melewati rekor 20 gelar grand slam milik Nadal dan Roger Federer sekaligus merebut empat grand slam dalam satu tahun kalender sebagai yang pertama di nomor tunggal putra.

Kemenangan di Prancis telah mengumpulkan 19 gelar grand slam bagi Djokovic atau berselisih satu gelar dari Nadal dan Federer. Dan jika bisa menyapu Wimbledon serta Amerika Serikat Terbuka, Djokovic akan melewati jumlah tersebut dengan 21 gelar.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co