News

Divonis 4 Tahun Penjara! Ini 5 Fakta Terbaru Kasus Ilegal Akses Libatkan Adam Deni

Adam Deni menjadi terdakwa terkait kasus unggahan dokumen Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni.

Divonis 4 Tahun Penjara! Ini 5 Fakta Terbaru Kasus Ilegal Akses Libatkan Adam Deni
Adam Deni (Instagram)

AKURAT.CO Pegiat media sosial Adam Deni Gearaka divonis 4 tahun penjara. Adam Deni menjadi terdakwa terkait kasus unggahan dokumen Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni. Selain Adam Deni, Ni Made Dwita Anggari juga mendapatkan vonis sama. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta terbaru kasus yang melibatkan Adam Deni. 

1. Terbukti bersalah

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan bahwa Adam Deni telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas kasus yang menimpanya tersebut. Ia terbukti telah mengunggah dokumen elektronik orang lain yang sifatnya rahasia sehingga bisa diakses oleh publik. Adam Deni dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 tahun bersama dengan Ni Made.  

baca juga:

2. Denda Rp1 miliar

Adam Deni dan Ni Made, seorang karyawan swasta yang menjalankan bisnis spare part sepeda, tidak hanya akan menjalani hukuman penjara 4 tahun. Namun, hakim juga menjatuhkan hukuman denda masing-masing senilai Rp1 miliar kepada keduanya, baik Adam Deni dan Ni Made. Jika nilai denda ini tidak dibayar maka diganti kurungan penjara selama 5 bulan. 

3. Sebelumnya dituntut 8 tahun

Sebelumnya, Adam Deni dan Ni Made mendapatkan tuntutan yang lebih berat dari Jaksa Penuntut Umum. Dinyatakan terbukti bersalah melakukan akses ilegal dokumen Ahmad Sahroni, Jaksa menuntut Adam Deni dan Ni Made berupa kurungan penjara selama 8 tahun. Namun akhirnya, Hakim memotong tuntutan tersebut menjadi 4 tahun. 

4. Lima hal yang meringankan hukuman Adam Deni

Dalam sidang di PN Jakut tersebut, hakim menyatakan bahwa setidaknya ada lima alasan utama yang membuat hukuman Adam Deni lebih ringan. Pertama, terdakwa sopan dan berterus terang di persidangan. Kedua, Adam Deni dinilai telah menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Selanjutnya, Adam Deni juga belum pernah mendapatkan hukuman apa pun. Keempat, Adam Deni merupakan tulang punggung keluarga. Terakhir, terdakwa dan saksi korban juga telah saling memaafkan. 

5. Ajukan banding

Vonis hukuman Adam Deni tersebut diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada hari Selasa (28/6) lalu. Setelah vonis diputuskan, Adam Deni langsung berkonsultasi dengan kuasa hukumnya. Hingga akhirnya, Adam Deni memutuskan untuk melakukan banding. Keputusan ini juga diambil oleh Ni made. Dengan begitu, vonis hukuman 4 tahun dan denda Rp1 miliar tersebut belum inkrah. 

Adam Deni terbukti melanggar Pasal 48 ayat (3) jo Pasal 32 ayat (3) Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.[]