Entertainment

Dituduh Serobot Antrean, Bapak Ojol ini Dipukuli 3 Orang di SPBU Majapahit Semarang

Dituduh Serobot Antrean, Bapak Ojol ini Dipukuli 3 Orang di SPBU Majapahit Semarang

AKURAT.CO Kisah tentang pemukulan seorang ojol kembali bikin heboh jagad media sosial. Akun Twitter @Arbain_Mu mengunggah video yang berisi seorang bapak yang tengah duduk mengenakan jaket ojol sedang dalam kondisi wajah babak belur.

baca juga:

Seorang ojek online dikabarkan menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah orang.

"Dituduh serobot antrian, Bapak ojol ini dipukuli 3 orang di SPBU Majapahit Semarang.

Kronologi kejadiannya bermula dari ketiga pelaku sedang antri untuk mengisi bensin. Salah satu diantara mereka lupa membawa uang." tulis akun @Arbain_Mu

Dari video yang diunggah tersebut, akun @Arbain_Mu mengungkapkan kronologi pemukulan bapak ojol dalam utas yang ia buat.

"Salah satu pelaku langsung pergi untuk mengambil uang ke ATM terdekat. Namun pelaku tersebut terlalu lama mengambil uangnya. Akibatnya Bapak ojol ini pun mendahului ketiga orang ini untuk mengisi bensin. Namun ketiga pelaku merasa antrian mereka diserobot oleh Bapak ojol," tulisnya kembali.

Ia melanjutkan, ketiga pelaku memukuli korban karena merasa tak terima diserobot antreannya

Terlihat dalam unggahan video tersebut, beberapa orang pria mengelilingi bapak ojol, "sampeyan gak sabar" ujar salah seorang pria, yang diketahui merupakan pelaku pengeroyokan. Akibat pemukulan ini, korban mengalami luka memar di wajah.

Tak pelak, warganet ikut geram dengan kejadian pemukulan yang dialami bapak ojol dan mengusut masalah ini.

"Tolong tim Ijo-ijo, bantu up dan usut via CCTV, jangan sampai masalah ini selesai dengan permintaan maaf atas dasar "kekeluargaan" karena pelaku dan korban bukan keluarga," lanjutnya

Akhirnya salah satu pelaku berhasil tertangkap oleh para driver ojol. Namun, kedua pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Tak hanya sampai di situ, para driver ojol yang menuju TKP mengalami bentrok, lantaran para pelaku telah melengkapi diri dengan senjata tajam.

Tak pelak, bentrokan tersebut membuat salah satu tangan driver ojol terkena sayatan dan mulutnya bersimbah darah.

"Dari kabar yang saya dapat, para pelaku ini memang PREMAN Tukang Parkir di daerah Tlogosari. Preman Tukang Parkir bisa diartikan "pemilik lahan" dari beberapa titik tempat parkir yang berhasil mereka kuasai." tulisnya kembali.

Kabar terkini, ketiga pelaku sudah ketangkap dan bapak korban pemukulan sudah ditangani medis di RS Bhayangkara Semarang. Diketahui nama bapak ojol tersebut, beliau Bapak Hasto.

Ada 2 kasus

"Seorang pemuda yang diduga terlibat penganiayaan terhadap driver ojek online di SPBU Majapahit Kota Semarang meninggal dunia. Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, penyebab meninggalnya terduga pelaku ini karena dikeroyok oleh para rekan korban," tulisnya kembali.

Alhasil, buntut dari kejadian tersebut memakan korban jiwa. Korban dianiaya dengan cara dipukul dan diinjak-injak. Terduga pelaku meninggal saat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Semarang. Korban diketahui dikeroyok oleh rekan-rekan sesama ojol. Satu orang lagi yang diduga memukuli ojol (di SPBU Majapahit) belum diamankan.

"berarti ada dua kasus yang kini dalam proses penyelidikan. Kasus yang pertama yakni pengeroyokan ojol di SPBU Majapahit Semarang dengan korban Hasti Priyo Wasono (54)."

"Dan kasus kedua terduga pelaku pemukulan yang dikeroyok oleh rekan ojol atau korban tersebut hingga mengakibatkan hilangnya nyawa ini. Untuk korban yang meninggal dunia, para saksi dan tersangka sudah diamankan," tulisnya kembali.

Hasil dari kejadian tersebut, ada sekitar 5 orang, dan 2 di antaranya diduga pelaku yang telah diamankan oleh Polsek Pedurungan yaitu rekan ojol yang dikeroyok di SPBU Majapahit. Sedangkan kasus kedua, diduga pelaku telah meninggal dikeroyok oleh rekan korbannya.

Kini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan ini. Beberapa saksi dan barang bukti juga diamankan untuk keperluan pemeriksaan oleh kepolisian.[]