News

Dituding Meraba-raba Wanita, Eks Gubernur New York Andrew Cuomo Didakwa Pelecehan Seksual

Selama menjabat tiga periode, Cuomo dituding telah melakukan aksi pelanggaran seksual terhadap hampir selusin wanita.


Dituding Meraba-raba Wanita, Eks Gubernur New York Andrew Cuomo Didakwa Pelecehan Seksual
Dalam foto ini, Gubernur New York Andrew Cuomo berbicara selama konferensi pers pada 10 Mei 2021 di New York City (Mary Altaffer | Pool | Getty Images)

AKURAT.CO  Mantan Gubernur New York Andrew Cuomo pada Kamis (28/10) resmi didakwa dengan pidana ringan atas kejahatan seks. Cuomo didakwa usai dituding meraba-raba bagian intim seorang wanita secara non-konsensual pada 7 Desember lalu. Pengajuan dari Kantor Sheriff County Albany menyebut aksi itu dilakukan Cuomo di New York State Executive Mansion yang merupakan kediaman resmi gubernur. 

Ajuan pengaduan dari Pengadilan Kota Albany itu datang dua bulan setelah Cuomo mengundurkan diri secara memalukan karena kasus pelecehan seksual. Selama menjabat tiga periode, Cuomo dituding telah melakukan aksi pelanggaran seksual terhadap hampir selusin wanita. Tuduhan atas Cuomo itu sebelumnya dirinci dalam laporan yang dikeluarkan oleh Jaksa Agung New York, Letitia James.

Sheriff County Albany, Craig Apple Sr juga telah mengonfirmasi soal pengaduan untuk Cuomo. Dalam siaran persnya, Apple membeberkan bahwa pengadilan telah melayangkan panggilan agar Cuomo hadir di sidang pada 17 November mendatang. 

baca juga:

Adapun gugatan merinci bahwa Cuomo secara paksa telah menyentuh bagian tubuh bawah korban hingga bagian intimnya. Pengaduan selanjutnya juga mengatakan bahwa Cuomo membelai payudara korban dengan tujuan 'merendahkan dan memuaskan hasrat seksualnya'.

Sentuhan paksa adalah pelanggaran Kelas A. Jika terbukti bersalah, Cuomo bisa dihukum satu tahun penjara hingga tiga tahun masa percobaan.

"Terdakwa dengan sengaja dan tanpa tujuan yang sah, secara paksa meletakkan tangannya di bawah kemeja blus korban... dan ke bagian tubuh intimnya... khususnya, payudara kiri (korban) untuk tujuan merendahkan dan memuaskan hasrat seksualnya," bunyi ajuan pengaduan untuk Cuomo, 63 tahun. 

Nama korban sendiri telah disunting atau dihapus dari salinan pengaduan yang dikeluarkan oleh juru bicara sistem pengadilan New York.

Namun, sebelumnya, Sheriff Apple melaporkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki keluhan yang dibuat pada bulan Agustus oleh seorang staf wanita Cuomo. Kemudian laporan James menyebut korban sebagai 'Asisten Eksekutif #1'.

Seorang asisten Cuomo bernama Brittany Commisso juga sempat maju dan secara terbuka mengidentifikasi dirinya dalam sebuah wawancara media. Saat berbicara dengan awak jurnalis itu, Commisso mengaku sebagai staf yang telah memberi tahu penyidik Apple bahwa Cuomo telah melecehkan dan meraba payudaranya. Dikonfirmasi pula bahwa insiden itu terjadi di Executive Mansion, saat Cuomo masih menjabat sebagai gubernur.