Tech

Dituding Lacak Aktivitas Pengguna di Mode Penyamaran Chrome, Google Digugat 5 Miliar Dolar AS


Dituding Lacak Aktivitas Pengguna di Mode Penyamaran Chrome, Google Digugat 5 Miliar Dolar AS
Mode Incognito pada Google Chrome (YOUTUBE.COM)

AKURAT.CO, Google Chrome memiliki fitur atau mode penyamaran yang dirancang untuk menawarkan kepada pengguna tingkat privasi lebih tinggi. Namun pada tahun 2018, alih-alih sepribadi yang dipikirkan orang, mode penyamaran Google ini malah melacak pengguna hingga tingkat tertentu dengan mencatat aktivitas mereka.

Sejak temuan itu, Google kemudian membuat pembaruan untuk memperbaikinya. Sayangnya, masalah ini tampaknya belum selesai dan benar-benar bersih.

Melansir Ubergizmo, Kamis (4/6), dalam sebuah gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California, raksasa perusahaan teknologi itu berpotensi menghadapi gugatan yang meminta ganti rugi sebesar 5 miliar dolar AS.

Gugatan tersebut atas tudingan bahwa Chrome yang mengumpulkan data pada penggunanya, bahkan ketika mereka dalam mode penyamaran.

Google pun membantah gugatan tersebut dengan memberi pernyataan lewat juru bicaranya, Jose Castaneda.

"Mode penyamaran di Chrome memberi Anda pilihan untuk menjelajahi internet tanpa aktivitas Anda disimpan ke browser atau perangkat Anda. Karena kami menyatakan dengan jelas setiap kali Anda membuka tab penyamaran baru, situs web mungkin dapat mengumpulkan informasi tentang aktivitas penjelajahan Anda selama sesi Anda," jelasnya.

Belum ada informasi terbaru apakah gugatan ini akan disetujui, tetapi jika iya Google harus dipaksa membayar ganti rugi tersebut untuk setiap individu yang terkena dampaknya.

Andre Purwanto

https://akurat.co