News

Ditemukan di Cagar Alam, Jenazah Pacar Gabby Petito Dimakan Aligator dan Babi Hutan

Ditemukan di Cagar Alam, Jenazah Pacar Gabby Petito Dimakan Aligator dan Babi Hutan


Ditemukan di Cagar Alam, Jenazah Pacar Gabby Petito Dimakan Aligator dan Babi Hutan
Brian Laundrie dan Gabby Petito (EPA via BBC)

AKURAT.CO, Kekasih selebgram petualang Gabby Petito ditemukan sudah menjadi mayat di cagar alam Florida. Melansir dari Mirror, penduduk setempat memberi saksi bahwa jenazah Brian Laundrie dimakan oleh aligator dan babi hutan yang tinggal di cagar alam tersebut.

Menurut pernyataan FBI pada Kamis (21/10), perbandingan catatan gigi menegaskan bahwa jenazah tersebut adalah Brian Laundrie. FBI mengonfirmasi, sisa-sisa itu milik Laundrie dengan melakukan perbandingan catatan gigi karena semua yang tersisa dari tubuhnya hanyalah tulang belulang

Mereka juga memastikan, mayat Laundrie ditemukan di daerah yang sebelumnya tertutup air.

John Widmann, yang tinggal sekitar satu mil dari Carlton Reserve seluas 25.000 acre, mengatakan kepada New York Post, "Saya berjalan di sana sepanjang waktu dan tidak akan ada banyak sisa yang tersisa."

“Ada aligator, tetapi yang terburuk adalah babi hutan. Mereka adalah hewan jahat dan akan memakan apa saja. Daging apa pun di tempat terbuka tidak akan sia-sia.”

“Tidak akan banyak yang harus dikerjakan bagian koroner. Alam tidak menyia-nyiakan apapun.”

Dilansir dari AFP, Laundrie dinyatakan sebagai 'orang yang berkepentingan' dalam pembunuhan Petito yang ditemukan tewas pada bulan September usai pasangan tersebut melanglang buana melintasi Amerika Serikat (AS).

Petito berhenti dari pekerjaannya di New York dan menghabiskan hidupnya untuk berpetualang melintasi alam dengan Laundrie menggunakan mobil van. Perjalanan mereka didokumentasikan dan diunggah ke media sosial.

Namun, keluarganya mengajukan laporan orang hilang pada 11 September usai Petito lenyap secara misterius. Sementara itu, Laundrie pulang ke Florida tanpa kekasihnya.

Pemuda 23 tahun itu juga menolak mengatakan apa yang terjadi pada pacarnya. Ia pun menghilang sendiri dan otoritas meluncurkan pencarian secara nasional untuk Petito.

Jasad wanita 22 tahun itu lantas ditemukan di hutan belantara Wyoming pada 19 September. Tim penyidik pun menyatakan Petito tewas dicekik. []