News

Ditembak di Kepala, Juara Dunia Jiu-jitsu Brasil Leandro Lo Tewas 

Dia diduga ditembak oleh seorang polisi yang sedang tidak bertugas


Ditembak di Kepala, Juara Dunia Jiu-jitsu Brasil Leandro Lo Tewas 
Leandro Lo saat berlaga di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 2014 (Getty Images via BBC)

AKURAT.CO, Atlet top Jiu Jitsu Brasil, Leandro Lo, meninggal dunia pada Minggu (7/8) waktu setempat. Lo, yang telah berulangkali menjadi juara dunia, dilaporkan tewas setelah kepalanya ditembak. 

Menurut BBC, Lo, yang berusia 33 tahun, diserang saat berada di sebuah klub malam di Sao Paulo. Dia diduga ditembak oleh seorang polisi yang sedang tidak bertugas, yang kini sedang dalam pelarian. 

Beberapa jam usai insiden, Lo dilarikan ke rumah sakit, di mana dia kemudian dinyatakan mati otak.

baca juga:

Lo adalah salah satu atlet jiu-jitsu paling sukses sepanjang masa, setelah memenangkan Kejuaraan Dunia delapan kali.

Belum segera diketahui dugaan atau motif penembakan yang menewaskan petarung Brasil tersebut, yang memiliki nama lengkap Leandro Lo Pereira do Nascimento.

Namun, media lokal telah melihat laporan polisi terkait dengan kronologi serangan. Dilaporkan bahwa pada saat kejadian, Lo didekati oleh petugas polisi tersebut, saat ia keluar dengan teman-temannya di Clube Sirio. 

Menurut saksi mata, polisi itu kemudian mulai membuat gerakan mengancam dengan botol kaca yang ada di meja. Lo yang merespons, kemudian melumpuhkan petugas tersebut dan menyuruhnya pergi.

Setelah mereka berpisah, petugas itu diduga mengeluarkan pistol dan langsung menembak Lo di dahi.

ABC News, yang mengutip media lokal, mengungkap hal serupa. Dilaporkan bahwa petugas itu adalah seorang perwira polisi militer, yang diidentifikasi sebagai Henrique Otavio Oliveira Velozo.

Pihak pengacara keluarga kemudian mengonfirmasi bahwa Lo dinyatakan mati otak setelah dibawa ke rumah sakit. Menurut keluarga, kondisi Lo tidak bisa membaik. 

Kini, investigasi atas tuduhan percobaan pembunuhan telah dibuka. Polisi pun sekarang sedang memburu tersangka.

Lo, yang memegang sabuk hitam di bawah perguruan bela diri Cicero Costha, telah mencetak rekor sepanjang masa. Ia memenangkan delapan Kejuaraan Dunia Federasi Jiu-Jitsu Brasil Internasional (IBJJF), dalam lima kelas berat yang berbeda, sejak 2012. 

Pada awal tahun inipun, Lo berhasil mendulang emas di divisi kelas berat ringan awal di California.

Kematiannya telah mengirimkan gelombang kejutan melalui komunitas olahraga bela diri. Banyak tokoh MMA pun langsung memberi penghormatan kepada Lo di media sosial beberapa jam setelah berita kematiannya menyebar. []