News

Ditegur Tito, Pemda DIY Klaim Telah Cairkan Insentif Nakes hingga Juni 2021

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji sementara mengklaim telah melakukan pembayaran insentif nakes secara rutin hingga Juni 2021 ini


Ditegur Tito, Pemda DIY Klaim Telah Cairkan Insentif Nakes hingga Juni 2021
Ilustrasi nakes suntikkan vaksin corona (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengaku menegur 19 pemerintah daerah, termasuk DIY karena belum merealisasikan anggaran untuk penanganan COVID-19 maupun insentif tenaga kesehatan (nakes).

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji sementara mengklaim telah melakukan pembayaran insentif nakes secara rutin hingga Juni 2021 ini.

"Saya cek juga di pencairan itu sudah dicairkan untuk semua penerima sampai dengan bulan Juni," kata Aji di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (19/7/2021).

"Saya nggak tahu kok ada berita seperti (teguran anggaran belum terealisasi) itu. Tapi, sebetulnya sudah tidak ada lagi nakes yang belum terima insentif," sambungnya.

Pemda DIY, kata Aji, menanggung insentif para nakes di RS Paru Respira Yogyakarta, RSJ Grhasia, dan Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) Yogyakarta.

Aji merinci, insentif disalurkan kepada 90 nakes di Bulan Januari; Februari 76; Maret 65; April 82; Mei 81; dan Juni 109 orang.

"Total anggaran yang kita miliki ada Rp3,83 miliar, realisasi Rp2,05 miliar. Itu untuk alokasi Januari sampai Juni," kata Aji.

Oleh karenanya, Aji pun meminta para nakes yang berhak menerima insentif namun belum menerimanya hingga batas waktu yang ditentukan untuk segera melaporkannya.

Sedangkan untuk relawan nakes, menurut Aji, sebenarnya Pemda DIY melalui APBD telah menganggarkan untuk insentifnya.

"Tapi sudah ada surat dari pusat yang menyebutkan bahwa relawan akan dibayarkan langsung oleh Kementerian Kesehatan dan itu dibayarkan langsung melalui rekening mereka, dan itu sudah dibayarkan oleh Menkes," pungkasnya.[]