Ekonomi

Ditarget Jokowi investasi Tembus Rp900 Triliun, Luhut: Realistis Kami Capai!

Ditarget Jokowi investasi Tembus Rp900 Triliun, Luhut: Realistis Kami Capai!
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat keluar dari Istana usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Luhut Binsar Pandjaitan kembali dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi bagian kabinetnya periode 2019-2024. Posisinya juga masih sama, memimpin Kementerian Koordinator Kemaritiman serta mengurusi investasi.  (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis target realisasi investasi tahun 2021 sebesar Rp900 triliun yang diminta Presiden Jokowi akan tercapai.

"Kalau Anda tanya tahun 2021 apa akan bisa capai Rp900 triliun? Kita kan sekarang sudah Rp826 triliun. Tidak hal sulit untuk menambah sekitar Rp70 triliun. Saya pikir, menurut kami, ini angka realistis untuk kami capai," katanya dalam dialog bertajuk Tantangan dan Optimisme Investasi 2021 yang ditayangkan secara daring dari Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Dalam catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi sepanjang 2020 mencapai Rp826,3 triliun, melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp817,2 triliun.

Capaian realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2020 mencapai 101,1 persen, tumbuh 2,1 persen dibandingkan capaian realisasi investasi 2019 sebesar Rp809,6 triliun

Luhut mengungkapkan target investasi sebesar Rp900 triliun tahun ini pun akan sangat bisa dicapai karena pemerintah telah menjalankan sejumlah program transformasi ekonomi, salah satunya hilirisasi.

"Dengan program hilirisasi itu, yang sudah kita mulai enam tahun yang lalu itu dampaknya sekarang besar sekali," katanya.

Ia mengungkapkan sejumlah rencana investasi di bidang hilirisasi mineral untuk mendukung pengembangan industri baterai kendaraan listrik yang nilainya fantastis. Belum lagi turunan mineral-mineral tersebut yang kemudian bisa diolah lagi menjadi berbagai macam produk bernilai tinggi.

"Misal, sekarang sedang finalisasi perjanjian antara Tsingshan dengan Freeport di Weda Bay Halmahera, itu akan membuat smelter dari copper (tembaga). Dan itu akan melahirkan turunan segala macam tembaga, kira-kira mungkin (nilainya) sampai 10 miliar dolar AS atau lebih," pungkas Luhut.

Sebelumnya, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan dirinya diminta oleh Presiden Jokowi agar realisasi investasi pada 2021 ini bisa menembus Rp900 triliun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari target realisasi investasi 2021 sebesar Rp855,8 triliun.

"Target 2021 kalau di Bappenas itu Rp856 triliun, tapi dalam beberapa kesempatan Bapak Presiden perintahkan harus Rp900 triliun," katanya. []

baca juga:

Sumber: Antara

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu