Ekonomi

Ditanya Soal Pembangunan IKN, Astra Infra: Masih Kita Pelajari

Ditanya Soal Pembangunan IKN, Astra Infra: Masih Kita Pelajari
Group COO ASTRA Infra Bapak Kris Ade Sudiyono, Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor Bapak Rudy Ardiman, Deputy General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Bapak Rian Erlangga (AKURAT.CO/Leofarhan)

AKURAT.CO Anak perusahaan PT Astra International Tbk, Astra Infra mengungkapkan bila pihaknya masih menunggu tanda-tanda dari pemerintah untuk turut serta dalam proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Pernyataan ini disampaikan oleh COO Astra Infra Kris Ade Sudiyono, Kris Ade mengungkapkan pihaknya belum memutuskan secara langsung untuk ikut serta dalam proyek pembangunan ibukota baru itu.

Kris Ade juga menambahkan, pada pertemuan sosialisasi pembangunan IKN yang mana Astra diundang, ia mengatakan bahwa pertemuan kemarin baru sebatas oppurtunity model saja alias baru sebatas pengembangan.

baca juga:

Untuk itu, Astra Infra masih mempelajari terkait turut serta atau tidaknya mereka dalam pembangunan itu, karena seperti yang diketahui pembangunan IKN saat ini masih dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Jadi, untuk saat ini semua proyek masih dibiayai APBN negara. Kita terus pelajari, baik dari sisi opportunity dan business model," katanya saat Workshop Wartawan Industri, Rabu (28/9/2022).

Astra Infra mengakui, pihaknya masih mempertimbangkan untuk terlibat secara langsung dalam proyek IKN, akan tetapi keputusan itu masih belum ada karena keseluruhan proyek masih ditanggung oleh pemerintah.

"Untuk proyek saat ini penyediaan infrastruktur IKN termasuk jalan tolnya, semua dibiayai menggunakan APBN. Dengan demikian seluruh proyek IKN masih diinisiasi pemerintah. Jadi kami private sector belum ada satu pun yang masuk ke projek saat ini," kata Kris Ade.

Astra Infra sendiri, melalui Astra Infra Port mempunyai pelabuhan yang berada di kawasan berdekatan dengan lokasi IKN, yaitu pelabuhan Penajam Banua Taka. Dengan adanya penempatan lokasi itu, Kris Ade berharap Astra sudah punya footprint di IKN.

"Mudah-mudahan kita punya footprint (rekam jejak) di sana. Ada pelabuhan Penajam Banua Taka, dengan footprint disana, jalan dikit sudah sampe IKN," ujar Kris Ade.[]