News

Dishub DKI Ancam Usir Sampai Angkut Kendaraan Masuk Jalur Sepeda

Dishub DKI Ancam Usir Sampai Angkut Kendaraan Masuk Jalur Sepeda
Pemotor nekat melawan arus melewati jalur khusus sepeda di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (28/2/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana menggencarkan penindakan terhadap penerobos jalur sepeda. Penindakan itu dilakukan secara berjenjang.

Untuk tahap pertama, Dishub DKI akan menindak secara persuasif. Bila langkah persuasif tidak juga berefek, pengusiran terhadap pengendara dari jalur sepeda akan dilakukan. 

"Untuk tindakan, kami akan lakukan secara persuasif dan humanis di tahap pertama. Kami juga akan laksanakan gebah, kami usir. Kalau bajaj kami gebah, kalau motor kami langsung angkut ke kantor Sudin kalau ada yang parkir menghalangi jalur sepeda," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Wildan Anwar, Rabu (30/11/2022). 

baca juga:

Dia menjelaskan upaya sterilisasi jalur sepeda menjadi tantangan tersendiri karena jalur sepeda berada di jalur eksisting yang berimbas menyempitnya jalan. Padahal, volume kendaraan juga tidak sedikit. 

"Nah, ini yang menjadi tantangan dengan volume kendaraan yang cukup besar kemudian jalur jalan mengecil karena memang kebijakan Pemprov. Kalau saya di Jakpus, sepanjang mereka berhenti sebentar saya akan lakukan penindakan secara persuasif dan humanis. Kalau sampe nongkrong dan berkumpul akan kami tindak dan kami bubarkan," katanya. 

Pihaknya juga menyesuaikan dengan perubahan pola penindakan yang dilakukan karena saat ini petugas dari Polri tidak lagi menerapkan tilang manual. Sebagai gantinya, petugas akan menghalau pengendara dari jalur sepeda. 

"Saya harus sampaikan ini karena kepolisian menghapus tilang manual. Dishub bersama polisi kan harus bersama dalam kebijakan di lapangan. Karena polisi sementara tidak penilangan manual, kami dari Dishub menyesuaikan kebijakan itu," ungkapnya.