Olahraga

Disebut Sepakat dengan Tottenham, Fonseca "Tukar Tempat" dengan Mourinho?

Pilihan terhadap Paulo Fonseca disinyalir karena Tottenham Hotspur frustrasi dengan mandegnya negosiasi dengan Antonio Conte dan Mauricio Pochettino.


Disebut Sepakat dengan Tottenham, Fonseca
Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, saat menghadiri sesi jumpa pers jelang bertandang ke markas Verona di laga pekan ke-14 Serie A Italia 2019-2020, Senin (2/12) dini hari WIB (ASROMA)

AKURAT.CO, Gagal mencapai kesepakatan dengan Antonio Conte, Tottenham Hotspur dikabarkan langsung menjalin pembicaraan dengan mantan Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca. Jika Fonseca sepakat, maka ia akan “tukar-tempat” dengan Jose Mourinho yang menggantikan posisinya di Roma setelah dipecat Tottenham.

Spurs (sebutan lain Tottenham) telah bersetuju dengan Fonseca, dan melakukan pembicaraan lanjutan dengan Antonio Conte yang hanya berakhir dengan kebuntuan, dengan kewaspadaan,” tulis BBC.

Munculnya nama Fonseca tak terlepas dari posisi Tottenham yang kini sedang lowong pada kursi pelatihnya sejak kepergian Mourinho pada April silam. Fonseca sendiri mengakhiri kontrak dengan Roma setelah pelatih asal Portugal tersebut hanya bisa membawa timnya ke posisi ketujuh klasemen akhir Liga Serie A Italia 2020-2021.

Pembicaraan dengan Tottenham dilakukan di mana Fonseca telah membawa pengalaman melatih di sepuluh klub berbeda. Pelatih asal Portugal berusia 48 tahun tersebut pernah melatih Porto, Braga, dan Shakhtar Donetsk sebelum menggantikan Claudio Ranieri di Roma pada 2019.

Musim pertama Fonseca bersama I Gialorossi–julukan Roma–cukup impresif dengan membawa tim ke posisi kelima sekaligus ke Liga Europa. Namun, setelah dikalahkan Manchester United di semifinal Liga Europa musim ini Fonseca tampaknya tak punya posisi yang kokoh di klub ibukota Italia tersebut.

Pemilihan Fonseca juga disebut dilakukan dalam rasa frustrasi Tottenham untuk mencari pengganti Mourinho. Target utama mereka adalah Antonio Conte namun urung mendapatkan kata sepakat karena belum bisa memenuhi permintaan pelatih yang membawa Inter Milan menjuarai Serie A musim terakhir itu.

Pilihan lainnya adalah memboyong kembali pelatih yang mereka pecat pada 2019 untuk digantikan oleh Mourinho, Mauricio Pochettino. Namun demikian, Pochettino yang mendarat di Paris Saint-Germain menggantikan Thomas Tuchel pada awal tahun ini memilih bertahan di raksasa Prancis.

Jauh sebelum membidik Conte dan Pochettino, Tottenham sebenarnya menginginkan pelatih yang membawa Ajax Amsterdam meraih gelar juara Eredivisie Belanda terbaru, Erik Ten Hag. Alih-alih, mereka harus mendapatkan kabar bahwa Ajax justru memperpanjang kontrak dengan Ten Hag.

Negosiasi masih bakal bertahan sejalan dengan beristirahatnya para pelatih klub selama Piala Eropa 2020 sebulan ke depan. Tottenham sendiri harus mengakhiri musim terakhir di posisi ketujuh klasemen yang berarti absen di kompetisi Eropa musim mendatang.[]