Olahraga

Disebut Melanggar Sistem Bubble Piala AFF, Elkan Baggott Klarifikasi

Soalnya mereka dapat pemberitahuan dari ofisial timnas Indonesia


Disebut Melanggar Sistem Bubble Piala AFF, Elkan Baggott Klarifikasi
Pemain Tim Nasional Indonesia Elkan Baggott (FOTO/Dok. PSSI)

AKURAT.CO Bek tengah Timnas Indonesia, Elkan Baggott memberi klarifikasi soal pelanggaran sistem bubble yang ia langgar saat event Piala AFF 2020 berlangsung. Disinyalir ada peran ofisial timnas yang membuat Baggott dan 3 orang rekannya melanggar sistem tersebut.

Hal ini diungkapkan Baggott lewat unggahan insta storynya jelang laga final leg kedua Piala AFF 2020. Dalam laga tersebut, Baggott, bersama Victor Igbonefo, Rizky Ridho, dan Rizky Dwi Febrianto mendapat larangan bertanding karena dinilai telah melanggar aturan gelembung atau bubble dalam pelaksanaan Piala AFF pada 23 Desember lalu.

Dalam unggahan instastory yang telah dihapus, Baggott menyatakan dirinya telah mendapat izin dari pihak ofisial Timnas Indonesia untuk ke luar hotel. Bahkan ofisial timnas itu secara sadar memperbolehkan Baggott dan rekan-rekannya untuk pergi keluar hotel.

baca juga:

"Saya ingin menjelaskan sesuatu untuk para fan. Kami tidak tahu kami melanggar aturan. Ofisial kami mengatakan kepada kami dan dia berkata, 'Anda diperbolehkan keluar berjalan keluar hotel untuk mendapat udara segar dan membeli beberapa kebutuhan dasar dari toko 7/11,'." demikian dikutip dari postingan Elkan Baggott yang kini telah dihapus.

Pria jangkung yang bermain untuk Ipswich Town di Liga Inggris itu merasa tidak melanggar apapun, mengingat ofisial timnas sendiri yang memberitahu mereka soal pergi keluar hotel.

"Oleh karena itu kami meninggalkan hotel dengan asumsi kami tidak melanggar aturan 'gelembung'. Sementara seperti ditampilkan di media seperti kami empat pemain yang melakukan pelanggaran padahal tidak demikian," kata Baggott.

Sebagai informasi, buntut larangan bermain keempat penggawa Timnas ini sempat diprotes oleh PSSI. Asosiasi sepakbola Indonesia itu melayangkan protes adanya 4 ketidakadilan Pemerintah Singapura di Piala AFF Suzuki Cup 2020, salah satunya 4 pemain termasuk Elkan Baggott dilarang main di final leg 2.

"Kami tidak habis pikir dengan pemerintah Singapura terkait kejadian ini. Kami sudah mendapatkan denda dari AFF karena empat pemain tersebut melanggar aturan 'bubble' pada 23 Desember lalu. Kami sudah membayar denda itu. Kenapa sekarang secara mendadak mereka menghukum pemain dengan tidak boleh bertanding?" ujar Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi melalui keterangan tertulisnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak pemerintah Singapura belum memberi jawaban kepada PSSI atas protes yang mereka layangkan. Sementara itu, hasil Piala AFF 2020 menyatakan bahwa Thailand menjadi pemenang gelarang bergengsi tersebut usai menang agregat atas Indonesia 6-2.