News

Disdik Sleman Ungkap Ada Orang Tua yang Tak Mau Anaknya Divaksin, Sebut Sakit-Sehat Urusan Tuhan

Dari seluruh SMP di Sleman tercatat ada 3 ribuan siswa belum tervaksinasi.


Disdik Sleman Ungkap Ada Orang Tua yang Tak Mau Anaknya Divaksin, Sebut Sakit-Sehat Urusan Tuhan
Ilustrasi Vaksin Corona (PA)

AKURAT.CO, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengungkap adanya laporan terkait orang tua siswa SMP di wilayah Bumi Sembada yang menolak anaknya divaksin Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana menuturkan, dari seluruh SMP di Sleman tercatat ada 3 ribuan siswa belum tervaksinasi.

Kata Ery, mereka yang belum divaksin lantaran masih berusia di bawah 12 tahun, sempat terinfeksi Covid-19, dan tak diizinkan oleh orang tuanya karena alasan pribadi.

"Ada alasan kepercayaan, orang tua menjawab yang namanya sakit sehat itu urusan Yang Maha Kuasa," kata Ery di Kantor Bupati Sleman, Selasa (21/9/2021).

Pihaknya memaklumi jika ada anak yang memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta. Akan tetapi, Dinas Pendidikan tetap mendorong agar para siswa tersebut bisa mendapatkan vaksin Covid-19 demi keselamatan masing-masing.

"Kami minta kepala sekolah melakukan pendekatan secara bijaksana kepada orangtua agar anaknya mau divaksin," imbuh Ery.

Kendati, Ery memastikan para siswa tersebut tetap bisa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas masa transisi yang dijadwalkan berlangsung 2 bulan mulai Oktober 2021 mendatang.

Pasalnya, rata-rata capaian vaksinasi siswa SMP di Sleman saat ini telah menyentuh angka 90,54 persen. Atau cukup jauh di atas angka yang dipersyaratkan bagi suatu sekolah sebelum memulai PTM. 

"Standarnya Pak Gubernur (DIY) kan 80 persen minimal," ujar Ery.

Melihat capaian ini, pihaknya tetap mengimbau agar sekolah-sekolah di Sleman tak tergesa-gesa menggelar PTM.

Menurut Ery, di samping kebijakan dari Bupati Sleman, penyelenggaraan PTM juga menunggu instruksi dari Gubernur DIY. Sekarang ini mekanismenya tengah disusun guna mendukung kelancaran PTM terbatas masa transisi. []