News

Disanksi Push Up hingga Diinjak, Sopir Truk Polisikan Pimpinan DPRD Depok Tajudin!

Disanksi Push Up hingga Diinjak, Sopir Truk Polisikan Pimpinan DPRD Depok Tajudin!
Aksi keji dari seorang anggota DPRD Depok, Tajudin Tabri yang menghukum sopir truk dengan push up dan guling-guling viral di media sosial (Instagram)

AKURAT.CO, Aksi keji dari seorang wakil ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri yang menghukum sopir truk dengan push up dan guling-guling di aspal viral di media sosial. 

Tak terima diperlakukan seperti itu, sopir truk yang bernama Ahmad Misbah (24) itu kini melaporkan Tajudin Tabri ke Polres Metro Depok. 

"Iya betul sudah beres kami sudah melaporkan ke polisi," kata sopir truk, Misbah kepada wartawan, Sabtu (24/9/2022). 

baca juga:

Laporan Misbah telah diterima dan teregister STPLP/B/2267/IX/2022/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA. Korban mendatangi Polres Metro Depok sekitar pukul 17.00 WIB pada Jumat (23/9/2022). 

Misbah menjelaskan, akibat insiden itu, dia mengalami sakit pada bagian bahu akibat injakan yang dilakukan Tajudin. 

"Kalau di pundak sekarang sebelah kanan masih sakit. Kalau digerakan masih sakit. Dia kan nginjak pake sepatu," lanjutnya. 

Tajudin dilaporkan atas tindakan penganiyaan. Untuk menguatkan bukti laporan, pihaknya sudah melakukan visum dan diberikan ke pihak kepolisian.

"Kita laporkan soal penganiayaan. Ada bukti visumnya juga," katanya.

Misbah menjelaskan kejadian itu berawal saat  ia sedang berada di atas truknya kemudian diminta turun hingga dianiaya oleh Tajudin.

"Dia datang itu langsung marah-marah. Posisi saya sedang ada di atas bak berusaha mengurangi batu, nah dia langsung suruh turun. Begitu saya turun digampar pipi sebelah kiri, terus disuruh push up, terus diinjak, terus disuruh guling-guling," ucap Misbah.

Sebelumnya, Video Wakil Ketua (Waka) DPRD Depok Tajudin Tabri yang menyuruh sopir truk push up dan guling-guling di tengah jalan viral di media sosial (medsos). Atas kejadian ini, Tajudin pun memberikan klarifikasi. 

Dia menyebut, kejadian itu diluar kontrolnya. Sebab, dia mengaku naik pitam seketika melihat adanya peristiwa truk tersangkut pipa gas pada kawasan tersebut.

“Saya ingin mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya,” ungkapnya. 

Tajudin menjelaskan, emosinya tersulut seketika truk proyek Tol Cijago kembali merusak portal yang ada di kawasan Krukut, Kecamatan Limo. Sebab, kejadian itu sudah terjadi setidaknya tiga kali.

“Kenapa demikian, karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun,” terangnya. 

Menurut Tajudin, dia sempat mendapatkan sindirian dari grup Whatsapp (WA) warga setempat. Dalam pesan digrup tersebut, dia mendapatakan sindiran dari warga yang mempertanyakan kinerjanya.

“Pada kejadian saya ada grup WA, nah di situ warga sampai bilang ini kerjaan dewan ngapain aja, sampai kejadian dua kali. Padahal ini kan bukan tupoksi saya,” urainya. []